SuarIndonesia – Memasuki awal Februari 2021, harga kebutuhan pokok di wilayah Kota Banjarmasin relatif stabil. Bahkan ada beberapa yang mengalami penurunan harga.
Hal tersebut terlihat saat Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kota Banjarmasin.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan, saat ini harga bahan pokok di beberapa pasar tradisional Kota Banjarmasin relatif stabil.
“Tapi ada kenaikan harga dari supplier untuk komoditas beras lokal dan tepung ukuran per karungnya terdapat sedikit kenaikan,” ungkapnya pada awak media melalui sambungan pesan singkat, Kamis (4/2/2021) malam.
Pria dengan sapaan Tezar itu menambahkan, untuk harga eceran masih tetap dan tidak ada kenaikan. Bahkan beberapa komoditas bahan pokok seperti telur dan cabai serta ikan asin harganya mengalami penurunan.

“Untuk telur ayam ras mengalami penurunan harga yang sebelumnya rata-rata Rp25.000 per kilogram menjadi rata-rata Rp24.000 per kilogram,” paparnya.
Kemudian, Tezar merinci harga cabai segar yang mengalami penurunan yaitu cabai merah keriting yang sebelumnya Rp50.000 per kilogram menjadi rata-rata Rp45.000 per kilogram.
Lalu, untuk ikan asin yang mengalami penurunan harga yaitu ikan asin telang tenggiri dan ikan asin teri, untuk ikan asin telang tenggiri harga sebelumnya rata-rata Rp85.000 per kilogram turun menjadi Rp83.000 per kilogram, dan untuk ikan asin teri kualitas sedang harga sebelumnya Rp70.000 per kilogram menjadi Rp65.000 per kilogram.
Disisi lain, untuk bahan pokok yang lainnya tidak mengalami perubahan harga yang signifikan jadi harganya relatif stabil, kecuali untuk harga komoditas kedelai yang masih tinggi akibat naiknya harga kedelai impor.
Namun kata Tezar, hal itu tidak berpengaruh pada harga tahu dan tempe yang sekarang cenderung turun mendekati harga sebelum terjadinya musibah banjir karena produksi dan pasokan tahu dan tempe sudah mulai normal kembali.
Ia mengaku bahwa ketersediaan bahan pokok akan terus dipantau perkembangannya. Menurutnya, jumlah stok bahan pokok yang ada masih cukup dan tersedia.
“Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan bahan pangan pokok khususnya di Kota Banjarmasin,” pungkasnya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















