HALUSINASI, MA Putus Tangan ART karena Dikira Setan

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 01:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Polisi saat tiba di TKP. (Foto: Istimewa)

Polisi saat tiba di TKP. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — MA (25), seorang pria di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), menganiaya asisten rumah tangganya (ART), AG (23) menggunakan parang hingga tangan korban putus. Pelaku diduga halusinasi dan mengira korban sebagai sosok setan.

Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda Eko Harianto membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban sudah lama tinggal bersama keluarga pelaku.

“Korban ini laki-laki tapi sudah lama menjadi ART dan pelaku adalah majikannya. Menurut keterangan keluarga, pelaku ini memang mengalami gangguan jiwa dan sering berhalusinasi,” kata Eko mengutip detikKalimantan, Rabu (17/12/2025).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Juanda 2, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu pada Rabu (17/12/2025) sekira pukul 00.10 Wita. Sebelum menyerang, pelaku sempat mengamuk dan mengaku sering melihat korban seperti hantu.

“Dia melihat korban seperti setan. Tiba-tiba mengambil parang yang memang ada di rumah, bukan dipersiapkan. Lalu menebas korban,” ungkapnya.

Serangan itu membuat tangan kiri korban putus. AG langsung dilarikan ke Rumah Sakit AWS dan masih menjalani perawatan intensif. “Tadi saya ke rumah sakit, korban sudah sadar tapi masih perlu perawatan intensif,” ujar Eko.

Baca Juga :   TAWURAN, Dua Terluka dan Sejumlah Remaja Bersajam Diamankan Polisi

Sementara itu, pelaku diamankan pihak keluarga dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam. Sekaligus untuk melakukan observasi 6-12 hari terkait kondisi kejiwaannya.

“Pada saat diamankan, orang tua menyampaikan kondisi gangguan jiwanya. Pelaku langsung dibawa ke rumah sakit jiwa,” tegasnya.

Saat ini, polisi belum melakukan penahanan maupun menetapkan status hukum. Sebab masih menunggu kelanjutan laporan resmi dari pihak korban.

“Kami masih menunggu LP. Keluarga korban fokus pada penyembuhan tangan anaknya,” ucap Eko.

Ia menyebut keluarga pelaku sempat membuka opsi penyelesaian kekeluargaan. Namun polisi meminta proses apapun tetap dilakukan di kantor kepolisian.

“Kalau mau damai, silakan. Tapi kesepakatan harus dibuat di kantor polisi,” tegasnya.

Polisi memastikan tidak ada motif dendam. Korban dan pelaku selama ini disebut berhubungan baik. “Mereka ini komunikasi baik. ART sering bantu-bantu di situ. Tidak ada masalah atau dendam,” jelas Eko. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti
SEORANG PEMUDA Warga AKT Banjarmasin Tewas Ditikam Sepulang dari Lokasi Memancing Ikan
JARINGAN ANTARPROVINSI Ditangkap BNNP Kalsel di Guest House, Sabu 1,99 Kg Dimusnahkan
PENGGELEDAHAN Selain Kantor PT MCM di Kalsel Tim Kejaksaan Sasar KSOP Banjarmasin, Terkait Korupsi Tambang Samin Tan
PRIA LANSIA Dua Anak Dibunuh Kakak Ipar, Sang Istri Histeris
BEROMPI ORANYE, M SEILI Mantan Polisi Pecatan Pembunuh Mahasiswi ULM Sidang Perdana Disaksikan Orangtua Korban
NOEL Ajukan Diri jadi Tahanan Rumah ke KPK
OIKN Perkenalkan Budaya Lokal kepada Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 21:50

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 April 2026 - 21:04

PESAWAT AN-26 Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas

Rabu, 1 April 2026 - 20:31

HARGA MIGAS di Eropa Naik hingga 70 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Senin, 30 Maret 2026 - 21:10

IRAN akan Terapkan Aturan Navigasi Baru di Selat Hormuz

Senin, 30 Maret 2026 - 20:51

PRAJURIT TNI di UNIFIL Gugur, Indonesia Desak Penyelidikan Penuh

Senin, 30 Maret 2026 - 20:32

RACE MotoGP AS 2026: Marco Bezzechhi Juaranya! Veda dan Mario Crash

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:55

AS Siapkan Skenario Serangan Darat ke Iran

Berita Terbaru

Internasional

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 Apr 2026 - 16:22

Itamar Ben-Gvir (tengah), Menteri Keamanan Nasional Israel dan para anggota parlemen merayakan setelah parlemen Israel mengesahkan undang-undang yang menyetujui hukuman mati bagi warga Palestina yang terbukti membunuh warga Israel, di Knesset, Yerusalem, Senin (30/3/2026). (AP Photo/Itay Cohen)

Internasional

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 Apr 2026 - 21:50

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca