Hadirnya Satgas Antimafia, Menpora Harapkan Sepakbola Lebih Baik

- Penulis

Senin, 14 Januari 2019 - 01:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia –  Hadirnya satuan tugas (satgas)  antimafia bola disambut baik oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora),  Imam Nahrawi.  Kehadiran satgas mempertegas upaya Indonesia untuk menciptakan sepakbola dalam negeri.

Imam menyebut,  terbongkarnya kasus pengaturan skor persepakbolaan Indonesia tidak perlu melemahkan PSSI.

Kondisi ini,  ujar Imam,  harus menjadi momentum untum mengevaluasi kinerja PSSI.

“Ini kesempatan emas PSSI untuk konsolidasi internal.  Jangan sampai unit kerja PSSI tidak berfungsi,  semua harus menjalankan tugas masing-masing, ” ujarnya baru-baru tadi.

Dikatakan Imam,  perangkat organisasi PSSI sudah komplit.  Ada beberapa komisi yang jika berjalan dengan baik akan menghasilkan persepakbolaan yang baik pula.

Dicontohkannya,  Komisi Disiplin harus benar-benar bisa mendisiplinkan anggota.

“Kehadiran satgas antimafia bola mempertegas pemerintah bersama Polri ingin sepakbola betul-betul menjadi alat penggembira orang berkumpul,  alat persatuan, ” urainya.

Melalui momentum lahirnya satgas antimafia bola,  Imam berharap kualitas sepakbola Indonesia ke depan semakin baik dan lebih maju lagi.

Ke depan,  tambah Imam,  bersama Polri pihaknya akan terus mengawasi persepakbolaan.

Baca Juga :   APRESIASI Kinerja Polda, Siap Dukung Program Kamtibmas

” Segeran susun agenda,  secepatnya kick off.  Kami akan mengawasi dan semoga masyarakat senang dengan sajian sepakbola kita,”  katanya.

Sejauh ini, sudah ada lima orang yang ditahan Satgas Antimafia Bola dalam kasus pengaturan skor.

Mereka adalah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah Johar Ling Eng, mantan anggota Komite Wasit PSSI Priyanto beserta anaknya, Anik Yuni Sari,  aggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI (nonaktif) Dwi Irianto alias Mbah Putih,  dan wasit Nurul Safarid, yang memimpin pertandingan Persibara Banjarnegara melawan Persekabpas Pasuruan.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
OMC Semai Tiga Ton Garam
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 September 2026 - 20:40

KEMENHUT Tangkap BG Pemodal Illegal Logging

Selasa, 8 September 2026 - 20:34

MANFAATKAN Inovasi Cairan Surfaktan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 22:54

OMC Kalteng Terkendala Langit Minim Awan

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Berita Terbaru

Hujan lebat terjadi di sepanjang Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (8/9/2026) petang.(Foto: Kompas.com)

Kalteng

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:53

Hujan di Kalsel. (Foto: Istimewa)

Balangan

HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel

Selasa, 8 Sep 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca