HADIAH Sembako Bikin Pendonor Darah Meningkat

- Penulis

Jumat, 18 Juni 2021 - 21:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donor Darah

Donor Darah

SuarIndonesia – Menarik minat pendonor dengan memberikan bingkisan berisi sembako, rupanya disambut antusias oleh warga Kota Banjarmasin.

Pasalnya, selama dua hari belakangan bingkisan yang disediakan Unit Donor Darah UDD PMI Kota Banjarmasin mampu mendatangkan 389 pendonor.

Alhasil, Kepala UDD PMI Kota Banjarmasin, dr Aulia Ramadhan Supit membeberkan, kini pihaknya mampu mendistribusikan ratusan kantong darah ke sejumlah rumah sakit (RS) di Banjarmasin, selama beberapa hari ke depan.

“Ya, stoknya cukup untuk satu atau dua hari ke depan,” ucapnya pada awak media, Jumat (18/6/2021) siang.

Pria dengan sapaan dr Rama itu menjelaskan bahwa metode dengan memberikan bantuan sembako kepada pendonor memang sudah sering dilakukan pihaknya.

Namun, metode tersebut tak bisa terus-terusan dilakukan lantaran ketersediaan sembako juga bergantung bantuan para donatur.

Sehingga, ia pun berharap ke depannya ada donatur yang bisa kembali membantu menyediakan sembako.

“Kami akui, UDD PMI sendiri tidak memiliki budget untuk pengadaan sembako. Budget yang ada hanya bisa untuk biaya pengolahan darah dan gaji pegawai,” ungkapnya.

Di sisi lain, dr Rama juga menerangkan bahwa sejak berdiri, UDD PMI Kota Banjarmasin belum pernah disubsidi oleh pemerintah daerah.

Hal ini menurutnya berbeda dengan UDD PMI di daerah lain. Yang menurutnya tiap tahun mendapatkan subsidi dari pemerintah daerahnya. Meskipun, subsidi yang diberikan bukan dalam bentuk pendanaan.

“Tapi dalam bentuk barang. Misalnya pembelian kantong darah, pembelian pemeriksaan reagen untuk pengolahan darah. Jadi UDD PMI tinggal menerima alatnya,” jelasnya.

Baca Juga :   PASTIKAN LAYAAN Cepat dan Transparan, Kapolresta Banjarmasin Turun Langsung Memantau

Andai UDD PMI Kota Banjarmasin disubsidi pemerintah daerah, dr Rama meyakini bahwa setidaknya itu bisa membantu kesejahteraan UDD PMI Kota Banjarmasin.

Sehingga budget yang biasa dialokasikan untuk biaya pengolahan darah, akhirnya juga bisa dialokasikan untuk penyediaan sembako atau souvenir bagi para pendonor.

“Kalau tidak pernah dibantu oleh pemerintah daerah, ya akan terus kesulitan,” tambahnya.

Di sisi lain, ia juga mengakui bahwa sebenarnya ada dana hibah yang turun. Tapi, hanya untuk yayasan dan unit-unit tersendiri. Biasanya, dana hibah diberikan digunakan untuk keperluan para relawan dalam hal penanggulangan bencana.

Tapi kalau untuk UDD PMI-nya langsung, itu tidak ada.

Kendati diterpa kondisi yang serba sulit itu, UDD PMI Kota Banjarmasin, mesti terus berupaya menyikapi agar stok darah bisa terus ada.

Meskipun tak ada subsidi dari pemerintah daerah, atau tak ada binhkisan berisi sembako yang bisa diberikan kepada para pendonor.

“Sekarang, selain menunggu pendonor, kami juga melakukan metode jemput bola. Kami agendakan hingga bulan Juli mendatang. Berdiam di tempat-tempat yang memungkinkan warga bisa datang untuk mendonorkan darahnya,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:09

AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:09

TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:14

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:14

UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:21

HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:17

RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:13

BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:08

PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca