GEN Z KREATIF dan Anti Hoax Ajak Milenial Pemanfaat Medsos

- Penulis

Senin, 27 Desember 2021 - 22:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia  – Era teknologi dan informasi yang mengandalkan online, sebagian besar masyarakat masih memposisikan diri sebagai penikmat media sosial (medsos) dibanding berperan sebagai pemanfaat medsos yang bisa mendatangkan uang.

“Tanpa disadari, kebanyakan dari kita hanya mengambil posisi sebagai penikmat sosmed.

Lebih memilih membuang uang membeli kuota hanya untuk menonton dan menikmati medsos, ketimbang mendapat uang dari medsos,” kata Rully Rozano, S.Sos, pemilik Channel Ganal di Youtube, saat menjadi pembicara pada kegiatan Bimtek Komunikasi Masa (BKM) bertajuk ‘Gen Z Kreatif dan Anti Hoax’ yang digelar di Ono Pawon Batulicin, Tanah Bumbu, Kalsel,  Minggu (26/12/2021).

Menurut Rully yang akrab disapa Bang Ghannal oleh para subscriber Youtube, dirinya berharap masyarakat dan kalangan Gen Z Batulicin siap bermigrasi dari penikmat sosmed menjadi pemanfaat sosmed.

“Migrasi itu bisa menghasilkan keuntungan bagi pribadi maupun organisasi,” kata Rully yang mahasiswa Pasca Sarjana Magister Ilmu Komunikasi Uniska (Universitas Islam Kalimantan).

Kegiatan BKM yang bertujuan memberi edukasi akan pentingnya mengenali berita dan info hoax di medsos, serta pentingnya personal branding di era digital, diikuti pelajar, mahasiswa, wirausaha, juga karyawan swasta dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Batulicin.

Kegiatan BKM menampilkan empat praktisi dan akademisi yang semuanya mahasiswa Pasca Sarjana Magister Ilmu Komunikasi Uniska. Selain Bang Ghannal, pembicara lain adalah Richie Petroza S.IP (Direktur Jhonlin Radio), Sugi Mukti S.Kom (content creator), serta Muammar Rafsanjani S.Sos (social activist).

Richie Petroza yang membawakan materi ‘Cara Mengenali Hoax’ mengatakan bahwa hoax itu dibuat oleh orang pintar dan disebarkan oleh orang bodoh.

“Oleh karena itu kita harus menjadi orang cerdas karena pintar saja tidak cukup. Kita harus bisa membedakan mana hoax dan fakta.

Dan ini yang menjadi salah satu tujuan kami memberikan materi Cara Mengenali Hoax, sebab mencerdaskan bangsa, dimulai dari generasi muda,” kata Richie.

Baca Juga :   SERU ! Pelatihan Public Speaking Peningkatan Kapasitas Mahasiswa UNISKA MAB

Pada sesi selanjutnya, Sugi Mukti yang mengatakan bahwa skill multimedia sangat penting untuk generasi muda saat ini mengajarkan cara mengedit gambar dan video via Canva dengan tujuan agar memudahkan peserta melakukan personal branding ke depannya.

Kegiatan BKM disambut antusias peserta. Chiko, mahasiswa UNU (Universitas Nahdlatul Ulama) Batulicin mengatakan,

banyak ilmu yang dia dapatkan dari para nara sumber magister.

“Dan yang terpenting kami peserta  bisa membangun koneksi dan potensi bersama mereka, sebab para nara sumber ini bintangnya Tanah Bumbu,” katanya.

Sementara Usman mahasiswa lainnya, meniai kegiatan BKM jika dinilai secara akademik, maka mendapat IPK 4.00.

“Bahkan materi yang diberikan lebih dari ekpektasi yang saya harapkan,” tegas Usman.

Widya yang mewakili anak muda Tanbu menganggap kegiatan BKM telah memberi pengetahuan dan wawasan baru bagi dirinya.

Sedangkan dua peserta yang merupakan startup, yakni Agan Aldi dan Deden dari Standup Indo mengapresiasi BKM.

“Bimtek tentang Generasi Z Kreatif dan Anti Hoax ini yang pertama di Tanbu,” kata Aldi.

Sedangkan Deden mengaku semakin termotivasi.

“Relate dengan keadaan saya. Sebagai Generasi Z saya harus kreatif dan anti hoax, dan ini bikin saya kreatif dalam bermedsos,” katanya.

Pada akhirnya, Muammar Rafsanjani S.Sos, mengatakan bahwa arus teknoogi yang begitu cepat hari ini mengharuskan generasi Z tidak hanya dituntut untuk bisa mengikuti zaman, tapi harus terintegrasi dengannya.

“Salah satu syaratanya adalah penguasaan teknologi seperti materi yang disampaikan dalam Bimtek ini,” pungkasnya.(*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG PELAJAR Ditemukan Mengapung di Sungai Martapura, Kawasan Kampung Hijau
DISDIKBUD KALSEL: Sekolah Gelar Perpisahan Siswa Diminta tanpa Pungutan
DAMKAR KALSEL Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla
SEORANG DUDA Warga Kuin Banjarmasin Akhiri Hidup Gantung Diri
PRIA LANSIA Dua Anak Dibunuh Kakak Ipar, Sang Istri Histeris
BEROMPI ORANYE, M SEILI Mantan Polisi Pecatan Pembunuh Mahasiswi ULM Sidang Perdana Disaksikan Orangtua Korban
TONGKANG Pengangkut BBM Terbakar, Seorang ABK Ditemukan Kondisi Tubuh Hangus
SEMPAT “RiCUH” di Mapolresta Banjarmasin, Mantan Karyawan Ekspedisi Mengamuk

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:36

234 PELAJAR SMPN 1 Muara Teweh Siap Ikuti TKA Berbasis Chromebook

Senin, 30 Maret 2026 - 23:58

TONGKANG Pengangkut BBM Terbakar, Seorang ABK Ditemukan Kondisi Tubuh Hangus

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:54

PASTIKAN STATUS LANAL Banjarmasin Menjadi Tipe A, Komisi I DPR RI Terus Mendorong

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:16

SEORANG WANITA Ingin Bunuh Diri Terjun dari Jembatan

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:36

MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:04

POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:27

KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:53

TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi WFH. (Dok. Ericsson)

Nasional

KEBIJAKAN WFH 1 Hari bagi ASN Berlaku Tiap Jumat

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:50

Foto Ilustrasi - Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU Pertamina. (Dok Pertamina)

Nasional

PEMERINTAH RI: BBM Subsidi dan Non Subsidi tidak Naik

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:24

Wahyudi Anas, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dalam konferensi pers di Kantor BPH Migas Jakarta, Selasa (31/3/2026). (Antara/Putu I Savitri)

Bisnis

BPH MIGAS: Belum Ada Pembatasan Pembelian BBM Subsidi

Selasa, 31 Mar 2026 - 20:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca