“Gelora Sumpah Pemuda”, PADI Reborn Band untuk Banua Kalsel

“Gelora Sumpah Pemuda”,  PADI Reborn Band untuk Banua Kalsel

Suarindonesia – Pemerintah Provini Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan kesempatan kepada para pemuda tergabung dalam Papadaan Organizer mengelar salah satu kegiatan bertajuk `Gelora Sumpah Pemuda”.

Dan pada puncak acara, Rabu malam mendatang, 24 Oktober 2018 menampilkan salah satu group Band Nasional yakni Padi Band (Reborn) untuk warga banua ini.

Tentunya siapa yang rindu akan penampilan band legendaris Padi?.

Setelah vakum sekitar tujuh tahun lamanya, akhirnya Padi tanpil, dan awal itu diketahui, di event AUTHENTICITY FEST 2017 yang kali pertama digelar di Bandung.

Hadir kembali di dunia musik, Padi hadir dengan nama baru yaitu PADI Reborn.

Berganti nama menjadi PADI Reborn, tidak membuat personil band Padi berubah.

Sejak tahun 1997 hingga sekarang format personil band Padi di isi oleh Satriyo Yudi Wahono (Piyu) sebagai gitaris utama, Andy Fadly Arifuddin (Fadly) vokalis utama; Surendro Prasetyo (Yoyo) pada drum Rindra Risyanto Noor (Rindra) pembetot bas dan Ari Tri Sosianto pada gitar.

“Rangkaian kegiatan yang kita laksnaakan tersebut antara lain Lomba Puisi serta Lomba Bank antar pelajar/mahasiswa se-Kalimantan Selatan,” kata Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan (Panpel) “Gelora Sumpah Pemuda” M Rahim didampingi Koordinator Acara, Fazri Ramadhan, kepada awak media, Senin (22/10).

Menurutnya, Pemuda adalah harapan dan masa depan bangsa, 28 Oktober setiap tahun diperingati sebagai `Hari Soempah Pemoeda’, tidak terkecuali di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dikatakan, lomba puisi telah dilaksanakan pada Sabtu, 20 Oktober 2018 diikuti sekitar 50 peserta.

Sedangkan kegiatan Lomba Band akan diselangaran pada Rabu 24 Oktober 2018 mulai pukul 15.00 WITA yang dilanjutkan malam puncak kegiatan ‘Gelora Sumpah Pemuda’ yang dilaksanakan Lapangan Siring samping Swissbell Hotel Banjarmasin.

“Pada malam puncak yang akan menampilkan Padi Band juga sekaligus mengumumkan hasil Lomba Pusisi dan Band serta penyerahan hadiah. Kami jalankan kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya serta memohon dukungan semua pihak agar kegiatan dapat berjalan lancar aman,” tambah Rahim.

Ditanya kenapa memilih PADI? Ia mengatakan, pada awal memang ada band lain hingga usulan dangdut.

Namun, selain kaitan peringatan Sumpah pemuda, juga dikaitkan atas keberhasilan Hari Pangan Sedunia (HPS) di Desa Jejangkit Kabupaten Barito Kuala, beberapa waktu lalu.

Maka dikaitkan dengan nama yakni PADI.“Kita pilihlah PADI Band, dan kebetulan ketika dikontek, personil PADI tak ada tour ke lain tempat. Ya kita minta,” beber M Rahim, salah anak H Supian HK, Ketua Komisi III DPRD Kalsel ini.

Pada bagian lain dikatakan, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dijadwalkan akan hadir bersama sejumlah tokoh Kalsel pada kegiatan tersebut.

Menurut Rahim, sebagai pemuda kami selalu ingat kata-kata heroik dari pendiri bangsa ini Ir Soekarno.

Yakni “Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda.

Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa dan satu bahasa. Tapi itu bukan tujuan akhir.

“Untuk itu, kami sebagai pemuda masa kini akan terus berkarya untuk terus menjaga harkat dan martabat Bangsa Indonesia melalui kerja nyata dan berkarya bersama,” ucapnya. (ZI)

 548 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: