GEGARA Bela Palestina, Anggota Kongres AS Disanksi

- Penulis

Rabu, 8 November 2023 - 23:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Kongres AS Rashida Tlaib menjadi sorotan usai disanksi gegara lantang menyuarakan pembelaan ke Palestina yang masih digempur habis-habisan oleh Israel. (Hayne Palmour IV/The San Diego Union-Tribune)

Anggota Kongres AS Rashida Tlaib menjadi sorotan usai disanksi gegara lantang menyuarakan pembelaan ke Palestina yang masih digempur habis-habisan oleh Israel. (Hayne Palmour IV/The San Diego Union-Tribune)

SuarIndonesia — Anggota Dewan Perwakilan Amerika Serikat Rashida Tlaib menjadi sorotan lantaran lantang menyuarakan pembelaan terhadap Palestina yang masih digempur habis-habisan oleh Israel sejak Sabtu (7/10/2023) lalu.

Padahal, AS terus berpihak pada Israel yang ogah melaksanakan gencatan senjata di Jalur Gaza meski korban tewas telah mencapai lebih dari 10.500 orang sejak Sabtu (7/10/2023) lalu.

DPR AS bahkan sepakat menjatuhkan sanksi censure atau kecaman terhadap Tlaib karena dianggap menyerukan penghancuran negara Israel dengan menggunakan slogan “from the river to the sea” yang erat dengan dukungan terhadap Palestina.

DPR AS menggelar pemungutan suara pada Selasa (7/11/2023) untuk memutus sanksi censure terhadap politikus Partai Demokrat dan perwakilan dari wilayah Michigan itu.

Kecaman pemerintah (censure) merupakan sanksi yang berlaku bagi presiden dan anggota Kongres yang tingkatnya satu level di bawah pemecatan.

Sebanyak 234 anggota mendukung usulan pengecaman terhadap Tlaib ini, sementara itu 188 orang menentang gagasan tersebut. Ada 22 anggota DPR dari Partai Demokrat yang bahkan ikut-ikutan mendukung pengecaman Tlaib yang digagas oleh Partai Republik ini.

Lantas, siapakah Rashida Tlaib?

Tlaib merupakan politikus Partai Demokrat yang telah tiga periode menjadi anggota Kongres AS. Saat ini, perempuan 47 tahun itu menjadi anggota perwakilan dari daerah Michigan.

Melansir CNNIndonesia dari Al Jazeera, Tlaib menjadi perempuan keturunan Palestina pertama yang menjadi anggota Kongres AS.

Tlaib juga menjadi satu dari dua perempuan Muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Kongres AS. Satu perempuan Muslim lainnya yang berhasil duduk di jabatan itu ialah Ilhan Oman.

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

Tlaib lahir di Detroit dari keluarga imigran kelas menengah ke bawah. Ia merupakan anak tertua dari 14 bersaudara. Ibu Tlaib ialah kelahiran Ramallah, Tepi Barat, dan sang ayah kelahiran Beit Hanina, Jerusalem Timur.

Sebelum bermigrasi ke Negeri Paman Sam, ayah Tlaib sempat tinggal di Nicaragua.

Tlaib muda meraih gelar sarjana ilmu politik dari Wayne State University pada 1998. Setelah itu, ia melanjutkan studi dengan fokus mengambil jurusan hukum di Thomas M Cooley Law School.

Tlaib memulai karir politiknya pada 2004 ketika ia magang di kantor anggota DPRD Michigan Steve Tobocman. Selagi magang, Tlaib pun turut mengambil ujian pengacara pada 2007.

Ketika Tobocman menjadi ketua mayoritas di DPRD Michigan pada 2007, ia merekrut Tlaib menjadi salah satu stafnya. Pada 2008, Tobocman mendorong Tlaib untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Michigan untuk mengisi kursinya lantaran periode masa jabatan yang akan habis.

Tlaib menjadi perempuan Muslim pertama yang menjadi anggota DPRD Michigan pada 2012. Setelah meninggalkan DPRD, Tlaib bekerja di Sugar Law Center, badan hukum probono di Detroit yang menyediakan bantuan hukum untuk buruh.

Pada 2018, Tlaib memenangkan satu kursi di DPR AS sebagai perwakilan dari Michigan. Di tahun yang sama, ia juga menjadi keturunan Palestina pertama yang menjadi anggota Kongres AS. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:41

PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:07

REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:01

KEPALA STAF TNI-AD Mengpresiasi Pemprov Kalsel, “Ground Breaking” Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat.

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30

OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi - Petugas haji menggunakan aplikasi Kawal Haji melalui ponsel di Kantor Daker Makkah, Makkah, Arab Saudi. (Foto: Antara/Citro Atmoko)

Nasional

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca