GALERI Terapung dan Rumah Lanting, Guna Gaet Investor di Bidang Wisata

- Penulis

Selasa, 1 Desember 2020 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Baru-baru ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin menyelesaikan pembangunan dua ikon wisata baru yang berada di dua tempat terpisah, yakni Galeri Terapung Sasirangan dan Rumah Lanting Mantuil.

Kepala Disbudpar Kota Banjarmasin, Ihsan Al Hak mengatakan, dua ikon wisata tersebut merupakan perangsang untuk menarik investor agar bisa berpartisipasi untuk memajukan sektor wisata di Kota Banjarmasin.

“Ini pancingan bagi para investor untuk bisa ikut dalam pengembangan wisata di kota kita,” ucapnya pada awak media, Selasa (1/12/2020) siang.

Ia menjelaskan masing-masing ikon wisata baru tersebut terletak di tempat berbeda, Galeri Terapung Sasirangan terletak di Kampung Sasirangan, Sungai Jingah. Tepatnya berada di belakang Musholla Al-Muttaqin.

“Untuk Rumah Lanting Mantuil berlokasi di Kelurahan Mantuil, dekat dengan Jembatan Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan,” tambahnya.

Menurut pria dengan sapaan Ihsan itu, selain menarik minat investor, kedua ikon wisata tersebut juga bertujuan untuk menambah khazanah wisata yang ada di Banjarmasin.

“Keduanya nanti statusnya akan dihibahkan kepada masyarakat dan dikelola oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) di masing-masing lokasi,” ujarnya.

Kemudian, proyek tersebut juga merupakan permintaan dari masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di sekitar lokasi fasilitas tersebut.

“Galeri Terapung kita bagun dengan bentuk khas kebudayaan Banjar, yaitu tudung tanggui. Sedangkan Rumah Lanting Mantuil itu bentuknya menyerupai Rumah Banjar,” bebernya.

Ia berharap setelah nanti diserahkan, masyarakat bisa memaksimalkan dan mengelola dengan maksimal potensi wisata dari fasilitas yang disediakan Disbudpar.

“Jadi kalau wisatawan sedang melakukan susur sungai, mereka bisa sekalian mampir ke dua lokasi tadi, biasanya mereka hanya lewat saja. Dengan adanya ikon wisata terapung ini bisa menambah daya tarik wisatawan untuk datang dan menikmati wisata di Kota Seribu Sungai ini,” paparnya.

Kendati diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat, pihak Disbudpar tetap akan mengawasi kondisi dua fasilitas terapung tersebut, terutama dari segi pengelolaannya.

Baca Juga :   POKDARWIS di Balangan Diberi Pelatihan dan Simulasi Rescue

“Pengawasan yang kita lakukan ini agar tidak hal yang tidak diinginkan, misalnya ada yang menyalahgunakan tempat itu yang berpotensi berkurangnya wisatawan,” imbuhnya.

Ihsan juga menyebut, ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam hal peningkatan destinasi wisata susur sungai.

Ia menerangkan, bahwa pembangunan dua banguna tersebut dimulai pada bulan Oktober dan bersumber pada APBN yang berkisar tidak sampai Rp 200 Juta untuk paket pembangunan satu fasilitas terapung.

“Ini merupakan ikon wisata milik daerah kita yang memiliki ciri khas tersendiri,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi Gallery Terapung Sungai Jingah, Mariani mengaku sangat senang dengan adanya bangunan tersebut.

“Alhamdulilah, kami warga di sini sangat menyambut baik keberadaan bangunan galeri ini. Kampung kami jadi terangkat namanya,” ujarnya.

Namun ia masih sangat menyayangkan perilaku oknum warga sekitar yang masih suka membuang sampah sembarangan.

“Sayangnya masih ada warga yang suka buang sampah sembarangan. Itu saja ada kantongan plastik sampah yang nyangkut di depan galeri,” tukasnya sembari menunjuk ke arah tumpukan sampah.

Sehingga, ia berharap kepada Pemerintah Kota bisa menertibkan warga yang bandel tersebut. “Ini demi kenyamanan kita bersama juga, kalau sungai kita bersih, semua orang pasti akan menikmati dampaknya,” tandas Mariani.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin
HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca
MAFIA BERAS SPHP harus Dibongkar hingga ke Akarnya
KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan
DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57