SuarIndonesia – Guna menindaklanjuti rencana penggunaan kartu khusus dan pengalihan subsidi tabung gas 3 kilogram ke warga miskin yang tercatat di Dinas Sosial Kota Banjarmasin, rencananya pada April 2020 akan diuji coba.
Kepala Dinas Sosial Pemko Banjarmasin, Drs H Iwan Ristianto menerangkan bahwa pihaknya sudah menyerahkan data terpadu sebanyak 36ribu warga miskin di Banjarmasin.
Bahkan tak hanya keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) yang mendapatkan bantuan elpigi tiga kilogram, namun juga secara merata terhadap warga miskin.
“Total warga misiin ada 36 ribu warga miskin yang telah kami ajukan,” ucap mantan Camat Tengah kepada awak media usai menghadiri rapat bersama Wakil Walikota dan pangkalan elpigi.
Sementara, menurut Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah, setelah mendapatkan data terpadu warga miskin maka itu akan diserahkan kepada agen maupun pemilik pangkalan yang ada di Banjarmasin.
Herman menegaskan dengan adanya data tersebut, tidak ada lagi yang memainkan harga elpigi melon tersebut, sehingga warga miskin tetap mendapatkan dengan mudah.
Menanggapi hal tersebut, salah satu pemilik pangkalan gas tiga kilogram Adi Chandra mengaku akan mendukung kebijakan yang akan dilakukan Pemko supaya tak lepas sasaran.
Diberlakukannya kartu khusus maupun kartu PKH, maka akan memudahkan pangkalan dalam memberikan gas elpigi tepat sasarannya dengan jumlah permintaan 1.500 tabung per hari.
“Kami siap mendukung adanya kebijakan Pemko dengan gagasan pemberian gratis gas bagi warga miskin,” ujarnya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















