EKSEKUSI Uang Pengganti Kasus di Indosat dan IM2 Dikait-kaitkan Oknum Jaksa, Begini Penjelasannya

Bagikan :
EKSEKUSI Uang Pengganti Kasus di Indosat dan IM2 Dikait-kaitkan Oknum Jaksa, Begini Penjelasannya

SuarIndonesia -Terkait eksekusi uang pengganti kasus koruposi di Indosat dan IM2, yang dikait-kaitkan oknum Jaksa nakal di Papua, begini penjelasan dari pihak Kejaksaan Agung..

Semua sehubungan dengan berkembangnya pemberitaan mengenai oknum jaksa nakal di Papua, eksekusi uang pengganti di kasus korupsi Indosat dan IM2 dan Kejaksaan Agung telah menyetor Rp 11,697 Miliar ke kas negara dalam kasus korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Melalui siaran Pers dari Pusat Penerangan Hukum, ditandatangai Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH. MH yang diterima menyampaikan beberapa hal sebagai berikut.

Terkait pemberitaan diluruskan bahwa laporan masyarakat yang telah diterima Kejaksaan Agung saat ini telah dan sedang dilakukan klarifikasi atas kebenaran laporan pengaduan dimaksud.

Itu oleh Tim Pengawasan Kejaksaan Agung, dan saat ini beberapa saksi telah dilakukan klarifikasi dan sedang memanggil beberapa saksi-saksi terkait lainnya.

Terhadap saksi pelapor sebut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH. MH, telah diminta untuk kehadirannya untuk dilakukan pemeriksaan, namun tidak hadir.

Dan kemudian Tim Pengawasan Kejaksaan Agung akan kembali menjadwalkan ulang untuk pemanggilan terhadap saksi pelapor.

Adanya pemberitaan dikait-kaitkan dengan isu Jaksa Agung menerima oknum jaksa nakal dari Kejaksaan Tinggi Papua, secara tegas katanya disampaikan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar dan tersebut berpotensi menyesatkan bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, kami menyampaikan kepada yang telah mengangkat isu tersebut seharusnya meminta klarifikasi terlebih dahulu baik secara tertulis maupun lisan kepada Kepala Pusat Penerangan Hukum,” ujarnya.

Tentunya semua sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Kode Etik Jurnalistik yaitu “Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk”.

Kemudian terkait pemberitaan eksekusi uang pengganti di kasus korupsi Indosat dan IM2, pihaknya sampaikan sebagai berikut.

Saat ini, pelaksanaan eksekusi terhadap uang pengganti sebesar Rp 1,3 Triliun pada kasus dimaksud, oleh Tim Jaksa Eksekutor telahdiproses sejak perkara dimaksud inkrach pada tahun 2014 sesuai dengan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan (P-48) yang dikeluarkan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan sejak tahun 2014.

Kendala pelaksanaan eksekusi karena adanya gugatan Tata Usaha Negara (TUN) hingga sampai dengan Putusan PK, dan saat ini gugatan TUN telah berkekuatan hukum tetap (inkrach).

Dan selanjutnya proses pelaksanaan eksekusi sedang diproses oleh Tim Jaksa Eksekutor.

Lainnya, terkait pemberitaan Kejaksaan Agung telah menyetor Rp 11,697 Miliar ke kas negara dalam kasus korupsi di perusahaan PT Asuransi Jiwasraya (Persero), bersama ini disampaikan masih dalam proses lelang.

Dan sedang berjalan appraisal dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), mengingat jumlah barang yang dilelang sangat banyak kurang lebih 1.200 item yang terletak di berbagai daerah di seluruh Indonesia dan juga terkait waktu dan anggaran pelaksanaan eksekusi. (*/ZI)

 177 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!