DUGAAN SALAH TANGKAP Ditindaklanjuti Bid Propam Polda Kalsel dengan Memanggil Oknumnya

- Penulis

Senin, 13 September 2021 - 16:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Menidaklanjuti aduan sejumlah Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kalsel tentang dugaan salah tangkap oleh oknum Polisi terhadap salah satu anggotanya, M Rafii di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) ditindaklanjuti serius Polda Kalsel.

“Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalsel sudah memanggil anggota yang bersangkutan untuk diperiksa,” kata Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifa’i,  Senin (13/9/2021).

Pihkanya tegas makanya langsung pemanggilan dan ia menekankan, jika dugaan adanya tindakan salah tangkap oleh oknum anggota terbukti benar, maka tentu mekanisme penindakan akan dijalankan sesuai prosedur.

“Kalau betul itu salah tangkap, kita proses tegas. Makanya kami ambil alih langsung ke Propam Polda,” tambahnya.

Namun lanjutnya penanganan memerlukan proses, karena dibutuhkan keterangan dari saksi-saksi untuk memastikan duduk persoalan dan menelaah apakah benar telah terjadi kesalahan prosedur dalam tindakan anggota Kepolisian.

Sebelumnya, Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Kalsel, Zainuddin bersama Ketua HMI Banjarmasin, Barabai, dan Banjarbaru serta rekannya yang diduga menjadi korban salah tangkap yaitu M Rafii mendatangi Bid Propam Polda Kalsel, Sabtu (11/9/2021).

Mereka mengadukan adanya dugaan salah tangkap oleh oknum Polisi terhadap rekannya, M Rafii di Sekretariat HMI Hulu Sungai Tengah (HST), Jalan Lingkar Walangsi-Kapar, Desa Banua Budi, Kabupaten HST, Provinsi Kalsel pada Rabu (8/9/2021).

Baca Juga :   BERAWAL CANDAAN Berujung Pembunuhan, Ini Ungkapan Pelaku saat Rekaulang

Dijelaskan Zainuddin, rekannya tersebut dibawa oleh oknum Polisi dalam penangkapan yang disebut terkait kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Rafii menurut Zainddin sempat diinterogasi di HST sebelum dibawa ke Polres HSU.

Namun saat dibawa ke Polres HSU, rekannya tersebut dibebaskan dengan alasan ada pihak yang menjaminkan.

Rafii lalu kata Zainuddin dijemput oleh rekan dan keluarganya.

Zainuddin menegaskan, insiden di Sekretariat HMI HST tersebut berpotensi merusak citra HMI khususnya di mata masyarakat sekitar Sekretariat.

Pasalnya, insiden tersebut kata dia sempat dikira oleh warga sekitar bahwa terjadi penangkapan tersangka tindak pidana peredaran gelap narkotika. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 21:48

SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca