DUGAAN Disebut-sebut Bupati HSU Terima Suap Rp 18.4 Miliar

- Penulis

Jumat, 19 November 2021 - 01:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Abdul Wahid, masuk rumah tahanan KPK untuk menjalani proses hukum dugaan tindak pidana korupsi.

Abdul Wahid disebut-sebut menerima suap terhitung sejak 2019 sampai 2021 kurang lebih Rp 18,4 miliar.

Dana tersebut diterima Wahid diduga sebagai konpensasi proyek pengadaan barang dan jasa.

Ketua KPK RI, Firli Bahuri, menyebut yang bersangkutan diduga menerima hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa.
Firli menambahkan, pada awal 2019 silam Abdul Wahid menunjuk Maluki sebagai Plt. Kepala Dinas PU.

“Dan diduga ada penyerahan uang oleh MK untuk menduduki jabatan, yang sebelumnya sudah ada permintaan dari AW (Abdul Wahid),” kata Firli.

Berikutnya, pada awal 2021 Maliki menemui Wahid di rumah bupati terkait floting atau pembagian paket pekerjaan. Dalam dokumen lapiran Maliki telah menyusun dan menyebut nama-nama kontraktor yang akan memenangkan pekerjaan.

“Selanjutnya AW menyetujui paket floting dengan syarat ada komitmen fee dari nilai proyek.

Dengan rincian 10 persen untuk AW dan 5 persen untuk.
Rincian penerimaan tahun 2019 AW menerima sekitar Rp 4,6 M, 2020 Rp 12 M, 2021 Rp 1,8 M.
Selama penyelidikan KPK mengamankan sejumlah uang pecahan rupiah dan mata uang asing yang masih dihitung,” ujarnya.

Baca Juga :   RESMI DILANTIK Kapolda Kalsel Tiga Pejabat Utama, Termasuk Kapolresta Banjarmasin

Melalui kesempatan tersebut Firli juga mengingatkan seluruh kepala daerah di Indonesia.

Menurutnya tiap kepala daerah sudah mempunyai pendapatan yang sah sesuai undang-undang.

“Kami minta kepala daerah kepala jangan hianati rakyat jangan pernah korupsi. Jika korupsi akan diminta oertanggungjawaban sesuai peraturan dan pasti kita ungkap.

Akibat dari korupsi akan berpengaruh terhadap kualitas barang dan jasa dan merugikan keuangan negara serta merugikan masyarakat luas.
Laksanakan dan jalankan amanah sebaik-baiknya,” pesan Firli.(*/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 21:48

SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca