DUA Pengedar Narkoba Ditangkap

- Penulis

Rabu, 5 Maret 2025 - 22:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Jessica Helena W)

Foto Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Jessica Helena W)

SuarIndonesia — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Polres Singkawang Kalimantan Barat berhasil menangkap dua orang pengedar narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Singkawang.

“Pelaku berinisial S (35) dan Jum (34) yang merupakan warga Singkawang,” kata KBO Sat Resnarkoba Iptu Priyono saat dihubungi di Singkawang, Rabu (5/3/2025).

Priyono menjelaskan, penangkapan tersebut dilakukan pada Selasa siang ditempat berbeda-beda.

Pelaku S ditangkap di sebuah rumah di Jalan Pramuka, Gang Ikhlas, Kelurahan Sekip Lama, Kecamatan Singkawang Tengah. Dalam penangkapan itu, Polisi mengamankan barang bukti berupa tiga paket sabu seberat 5,60 gram.

“Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas tersangka yang kerap melakukan transaksi narkoba. Berdasarkan informasi tersebut, tim Satresnarkoba Polres Singkawang melakukan penyelidikan hingga akhirnya mendapatkan bukti yang cukup untuk melakukan penangkapan. Saat digerebek, tersangka sempat mencoba melarikan diri, namun berhasil diamankan di belakang rumahnya,” ujarnya.

Setelah tersangka diamankan, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan dua paket sabu di genggaman tangan kanan tersangka serta satu paket lainnya di dalam dompet hitam miliknya. Selain itu, petugas juga menyita satu unit ponsel merk OPPO warna biru yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi narkoba.

Sementara untuk tersangka JUM (34), warga Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, diringkus di sebuah rumah kos di Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat. Saat dilakukan penangkapan, tersangka berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang dompetnya ke saluran air.

Namun, kata dia, upaya tersebut gagal karena petugas berhasil menemukan dompet berisi dua paket sabu seberat 1,51 gram beserta satu sendok pipet. Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit ponsel yang diduga digunakan tersangka untuk berkomunikasi dengan jaringan peredaran narkoba.

Baca Juga :   BALAI DALKARHUT Kalimantan Perkuat Pencegahan Karhutla di Perbatasan

“Kami terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Singkawang. Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Sebagai bagian dari proses hukum, tersangka akan menjalani tes urine untuk mengetahui apakah ia juga pengguna narkotika. Selain itu, petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan menggelar perkara guna menetapkan status hukum tersangka. Barang bukti yang telah disita juga akan dikirim ke Balai POM Pontianak untuk diuji keasliannya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” tutur Priyono dilansir dari AntaraNews.

Dengan tertangkapnya tersangka ini, diharapkan dapat memutus rantai peredaran narkotika di Kota Singkawang. Polisi akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas dan mencegah peredaran narkotika di wilayah Kota Singkawang

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) dan atau Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman pidana penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca