Dua Hari Setelah Dipagar, Warga Masih Bertahan di Jembatan Antasari

- Penulis

Jumat, 14 Desember 2018 - 13:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Dua hari setelah dilakukan pemagaran kolong Jembatan Antasari, 20 jiwa yang terlantar masih bersikeras bertahan agar pemerintah kota memperhatikan dan membantu mereka.

Salah satu warga, Diang menghiba jika warga yang tinggal di kolong jembatan itu sudah sepantasnya dibantu oleh pemerintah dengan menyediakan tempat tinggal dan pekerjaan yang layak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Esya Zain mengatakan sudah sejak lama mereka yang terlantar di kolong jembatan tersebut dibantu dengan memindah mereka ke rumah singgah kemudian ditawarkan untuk tinggal di rumah susun.

“Penanganan sudah kami lakukan. Bantuan juga disalurkan tapi mereka ini bersikeras ingin tinggal di situ karena mata pencaharian mereka di situ. Mereka mau pindah asal dibuatkan rumah, ini yang kami tidak bisa bantu,” ucap Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Drs H Esya Zain kepada awak media, Jumat (14/12).

Bahkan Esya Zain menerangkan mereka warga terlantar kolong jembatan tersebut berulang kali di angkut ke rumah singgah, tetapi kembali lagi. “Memang kebiasaan mereka seperti ini, sudah berlangsung sejak 15 tahun yang lalu dan orangnya pun itu–itu saja,” ungkap Esya Zain.

Baca Juga :   SALAH SATU Siswa SMK di Banjarmasin Dikeroyok

Esya menyampaikan, pemko kali ini sudah menawarkan rumah singgah untuk satu atau dua minggu mereka tinggal. Dan akan dimasukkan ke daftar penghuni rusunawa yang baru di Muara Kelayan berkoordinasi dengan Dinas Perkim Kota Banjarmasin.

“Sekali lagi mereka sudah kami tawarkan bantuan, tapi mereka bersikeras ingin dibuatkan rumah. Kalau kami buatkan rumah mereka, pasti seluruh warga Banjarmasin minta buatkan rumah juga ke kami, lalu kami bisa apa?” ujarnya.

Lebih lanjut Esya mengharapkan agar mereka warga terlantar di kolong jembatan tersebut mau menuruti sesuai dengan prosedur yang diberikan oleh pemerintah. “Sehingga pemerintah bisa membantu dan mengalokasikan dana yang tepat untuk dibantu kepada sekian warga yang terlantar ini,” kata Esya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg
DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku
PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter
MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 22:04

KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 7 April 2026 - 16:17

TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca