DPRD ‘RAGU’ RSUD Ulin Mampu Raih Akreditasi Internasional

- Penulis

Senin, 11 November 2019 - 22:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Harapan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang mendorong supaya Rumah Sakit Ulin berakreditasi Internasional tampaknya masih harus banyak berbenah dan bekerja keras.

Pasalnya DPRD Kalsel dari Komisi IV menyatakan keraguannya, setelah melihat kondisi nyata di rumah sakit yang terletak di jantung Kota Banjarmasin.

“Kita sekarang konsentrasi agar RSUD Ulin melakukan pembenahan dan tidak bicara berstandar Internasional. Dengan melihat kenyataan seperti ini untuk bestandar nasional pun berat,’’ ucap ucap Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, H Lutfi Saifuddin saat didak di RSUD Ulin, Senin Sore (11/11/2019).

Bahkan dalam inspeksi mendadak di Rumah Sakit kebanggaan warga Banua Komisi VI banyak menemukan ketidakberesan, mulai dari masuk ruangan anak hingga kelas III di ruangan Tulip pun menjumpai bau kurang sedap. Sehingga membuat suasana siang hari yang panas dan pengap, katanya.

Dasar Lutfi meragukan pengelolaan RS Ulin bisa capai akreditasi Internasional, dikarenakan beberapa catatan di antaranya paramedis yang bertugas kurang berkompeten sudah pada pulang pada jam kerja, fasiltas ruangan kelas tiga sangat tidak nyaman dan aroma baunya membuat pengunjung harus tutup hidung dan bisa membuat penunggu sakit.

Politisi Partai Gerinda ini sangat menyayangkan saat sidak berlangsung tidak menemukan petugas yang berkompeten dalam penanganan pasien, padahal masih dalam jam kerja.

“Kita tidak menemukan petugas yang berkompeten, padahal masih jam kerja, sidak pun ditemani petugas keamanan,” bebernya.

Catatan lainnya ruangan bangunan baru tetapi kurang layak termasuk tujuan penganggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga tanpa harus ada anggaran besar bisa diatasi manakala diperlukan dengan cepat.

Hal ini tentu saja menjadi catatan jangan sampai membuat yang sakit semakin bertambah sakit, ucap Politisi Partai Golkar Kalsel H Troy Satria usai sidak.

Sedang Politisi Partai Gerinda Lutfi juga mengakui bahwa setelah melihat langsung kondisi RSUD Ulin bisa dibilang sangat memprihatinkan.

Baca Juga :   MENU MBG di Seruyan Positif Mengandung Bakteri

“Sungguh dalam kondisi sedang membangun pada saat ini, kalau saya lihat semakin memprihatinkan,” beber Lutfi saat Sidak di RSUD Ulin, Senin Sore (11/11/19).

Adapun fasilitas yang sangat memprihatinkan adalah kurangnya penerangan yang dimiliki RS.

Beberapa bangunan yang sudah mengalami retak pada dinding meskipun masih banyak melakukan pembangunan. Demikian juga plafon ruangan, serta ditemukan kran air yang tidak berjalan.

“Saat kami mau naik ke lantai atas, liftnya tidak berfungsi dengan baik, sehingga kami menggunakan tangga darurat untuk naik ke lantai atas. Bayangkan kalau ada pasien yang perlu pertolongan apa jadinya,” papar Lutfi lagi.

Selain itu juga penerangan yang dimiliki masih sangat kurang, sehingga beberapa ruangan sangat minim dalam pencahayaannya.

“Kami berkunjung saja mengalami kepanasan, apalagi pasien beserta keluarga yang menjaga,” ucap Lutfi lagi.

Karena itu, Komisi IV berharap agar ke depannya lebih memperhatikan dalam segi pembangunan Rumah Sakit, agar masyarakat dapat merasakan dampak yang nyata, sehingga kenyamanan fasilitas rumah sakit benar-benar terlaksana.

Rombongan Komisi IV sebelum mengakhiri kunjungan juga menjenguk dan memberikan apresiasi sejumlah pasien dan menghibur jika ada yang mengeluh dan meminta bersabar. Karena Komisi IV agar akan terus mengawal dan mendorong supaya pelayanan Rumah Sakit Ulin ke depan lebih baik, dan jangan menjadi keluhan pesiun. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BOCAH Tewas Tertembak Senapan Angin
TERJEBAK Diperkebunan Sawit, Mama Lifa dan Lifa Diselamatkan
SATU Lagi korban meninggal KM Virgo Transport 8 Ditemukan
DUKA CITA Penyerahan Jenazah Korban KM Virgo pada Pihak Keluarga, Jasa Raharja Pastikan Pemenuhan Hak Santunan
KEBAKARAN di Cempaka XI Banjarmasin Tengah Diduga Usur Kesengajaan, Seorang Diamankan Polisi
TERIDENTIFIKASI Tiga Jenazah Korban KM Virgo, Adalah Pasutri dan Sang Paman
RADIKALISME di Medsos Incar Anak Muda, FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini
KM SAR KAMAJAYA Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Membawa Tiga Jenazah KM Virgo

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:18

KPK: Pengadaan dan Mutasi Jabatan di Daerah Rawan Korupsi

Jumat, 18 September 2026 - 20:43

258 KABUPATEN/KOTA Sudah Terapkan Perlinsos Digital

Jumat, 18 September 2026 - 20:31

KAPAL Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta

Jumat, 18 September 2026 - 14:49

DITETAPKAN Lima Tersangka Karhutla dan 10 Korporasi dalam Penyidikan Polda Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 21:10

KASUS KORUPSI ATR/BPN: KPK Geledah Ruangan 3 Dirjen dan Sita Dokumen

Kamis, 17 September 2026 - 20:56

KESEHATAN Mental Nakes Salah Satu Penentu Keselamatan Pasien

Kamis, 17 September 2026 - 20:19

KAPOLRI Diperintahkan “All Out” Cek Unsur Pidana Pelaku Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 18:52

PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi garis polisi. (Foto: Getty Images/Ole Schwander)

Hukum

BOCAH Tewas Tertembak Senapan Angin

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:50

Foto Ilustrasi, Pesawat di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, (Foto: Prokalteng)

Kalteng

14 JADWAL Penerbangan Terdampak Kabut Asap

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:39

Grand Prix Austria 2026 menandai kemenangan perdana bagi Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing). Membayar lunas blunder yang dilakukannya saat balapan Sprint, sang pembalap bernomor #37 berperforma mengesankan untuk mengklaim podium tertinggi MotoGP. Ia mengalahkan duet Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. (Foto: MotoGP.com)

Internasional

RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca