DITUTUP LAGI Objek Wisata Tahura SA dan Bukit Batu

- Penulis

Selasa, 13 Juli 2021 - 21:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Setelah baru saja dibuka, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam (SA) dan Bukit Batu, Sungai Luar untuk sementara ditutup lagi.

Penutupan tersebut terkait perkembangan kasus covid-19 di daerah tersebut yang mulai meningkat.

Tahura SA yang terletak di Desa Mandiangin kurang lebih satu tahun tidak dibuka akibat pandemi covid-19.

Beberapa saat lalu destinasi ekowisata ini dibuka secara resmi oleh Pejabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA.

Begitu pula dengan destinasi wisata Bukit Batu yang terletak di Kecamatan Aranio, sebelum pandemi sempat dibuka, namun ditutup sembari pihak pengelola melakukan penataan kawasan tersebut.

Setelah dibuka kembali destinasi wisata yang menawarkan pemandangan perbukitan dan sungai ini sangat digemari masyarakat Kalsel.

Melihat perkembangan kasus covid-19 yang belakangan mulai terjadi penambahan yang signifikan, Dinas Kehutanan (Dishut) Kalsel, selaku pengelola dua destinasi yang masuk kawasan Tahura Sultan Adam tersebut, memutuskan untuk menutup sementara.

Destinasi wisata tersebut ditutup sejak 13 Juli 2021 sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Menyikapi terjadinya peningkatan kasus Covid 19 di Provinsi Kalsel berdasarkan data dari Satgas percepatan, pengendalian, dan penanganan Covid 19 Kalsel, maka diberitahukan kepada seluruh masyarakat bahwa Objek Wisata Tahura Sultan Adam (Mandiangin dan Bukit Batu Sungai Luar) ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan,’ ’beber Plt. Kepala Dishut Kalsel, Fathimatuzzahra, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga :   KALIMANTAN Tawarkan 15 Proyek Strategis Rp62,13 Tiliun kepada 20 Calon Investor

Ditanya apakah tidak merasa dirugikan dengan ditutupnya dua objek wisata tersebut karena menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD)?.

Secara tegas wanita yang akrab disapa Aya, tersebut menyatakan keselamatan masyarakat lebih berharga daripada sekedar keuntungan lainnya.

“Kami lebih mementingkan keselamatan masyarakat Kalsel, makanya memutuskan untuk menutup sementara. Kami tidak ingin muncul klaster objek wisata,’’ katanya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel
DEWAN KALSEL Monitor Reklamasi dan Limbah B3 Tambang
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:22

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Rabu, 2 September 2026 - 21:48

FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 21:44

SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28

LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca