DITERPA BANJIR Tiga Kabupaten di Wilayah Kalsel

SuarIndonesia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), di sebagian wilayah yang alami kebanjiran pada 28 Juli 2022 terjadi hujan lebat. Banjir terjadi di Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Tanah Laut.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel, penyebab utama banjir belum bisa disimpulkan, sebab perlu penelitian yang lebih lanjut. Hanifah menyebut, dari pengamatan sementara pada area terdampak banjir mengalami hujan dengan intensitas tinggi.

Selain itu, lanjutnya, daya dukung lahan di area terdampak memberi kontribusi terhadap keparahan dampak banjir. Wilayah Bukit Mulia memiliki topografi datar dan berada di sekitar bukaan lahan konsesi kegiatan pertambangan.

Wilayah Sekapuk dan Angsana memiliki topografi datar dan berada di sekitar perkebunan sawit serta berdekatan dengan badan air atau sungai sehingga pada saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi terjadi luapan atau run off dan menggenangi wilayah-wilayah pemukiman sekitar aliran sungai.

“Penyebabnya curah hujan tinggi. Daya dukung dan run off dari area yang kritis dan juga potensial kritis berkontribusi terhadap banjir selain kelerengan yang cenderung datar/flat jadi agak lama genangannya,” kata Hanifah.

Prakiraan curah hujan Bulanan pada bulan Juli tahun 2022 dari BMKG menunjukan bahwa wilayah terdampak banjir (Bukit Mulia, Sekapuk, dan Angsana) yang berada pada wilayah perbatasan antara Kabupaten Tanah Bumbu dan Tanah Laut berada pada tingkat curah hujan tinggi yakni 300 – 400 mili meter (mm).

“Pada Dasarian III Juli 2022 yang bersumber dari BMKG, Wilayah terdampak banjir (Bukit Mulia, Sekapuk, dan Angsana) telah diprediksi akan mengalami curah hujan 100 – 150 mm (Hujan Lebat) dengan peluang 40 – 50%,” bebernya.(RW)

 8,597 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!