DISOSIALISASIKAN Hingga ke Sudut Kota, Imunisasi Campak di Banjarmasin

Bagikan :
DISOSIALISASIKAN Hingga ke Sudut Kota, Imunisasi Campak di Banjarmasin

SuarIndonesiaPemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin menggelar pertemuan Forum Group Discussion (FGD) persiapan teknis Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022 dengan kerjasama Unicef Indonesia, bertempat di Hotel Rodhita Banjarmasin, Selasa (10/5/2022).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, H Arifin Noor dan turut hadir, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, DR M. Ramadhan, SE. ME. AK,CA, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi serta stakeholder terkait.

Baca Juga :

PELAKSANAAN PTM Murid SD di Kota Banjarbaru Terus Dibarengi Imunisasi

Wakil Wali Kota Banjarmasin, H Arifin Noor menyambut baik digelarnya kegiatan itu. “Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam upaya memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang dosis imunisasi Campak-Rubella tanpa memandang status imunisasi sebelumnya, serta imunasi kejar berupa pemberian satu atau lebih jenis imunisasi status imunisasi dasar maupun lanjutan bagi anak yang belum menerima dosis sesuai usia,” ungkapnya.

H Arifin Noor menyampaikan Imunisasi itu tidak akan bisa berjalan dengan baik apabila tidak didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap seluruh peserta yang hadir dalam acara dapat mendukung kampanye imunisasi di Kota Banjarmasin.

 

DISOSIALISASIKAN Hingga ke Sudut Kota, Imunisasi Campak di Banjarmasin (2)

 

“Bapak, ibu sekalian adalah tokoh masyarakat, maka saya berharap dapat mensosialisasikan kegiatan imunisasi ini kepada masyarakat dan mendorong mereka untuk mengikuti program imunisasi yang diselenggarakan pemerintah,” tambahnya.

Kemudian ia berpesan kepada para camat untuk dapat menggerakan aparat pemerintah di wilayahnya agar mendorong semua anak yang berusia antara 9 bulan hingga <15 tahun untuk datang ke pos-pos perlayanan imunisasi.

“Silakan disisir sampai kesudut-sudut Kota Banjarmasin untuk memastikan semua anak terimunisasi. Hal ini perlu diperhatikan karena bila ada satu saja yang tertinggal maka kita akan gagal memutus rantai penularan penyakit Campak dan Rubella,” pungkasnya.

“Mari bersama kita sukseskan imunisasi menuju Banjarmasin Sehat, Banjarmasin Bisa, Banjarmasin Baiman (barasih wan nyaman), dan lebih Bermartabat,” tambahnya.(SU)

 44 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.