SuarIndonesia – Dishut Kalsel sambut kedatangan anggota PKA Angkatan XVI Tahun 2022.
Berlangsungf di Aula Rimbawan 1 Dishut (Dinas Kehutanan) Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel).
Sekretaris Dishut Kalsel, Bijuri, bersama Esselon 3 dan 4 Dishut Kalsel menerima langsung kedatangan rombongan anggota Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XVI Tahun 2022 yang pelaksanaannya mulai tanggal 11 April sampai 5 Agustus 2022.
Rombongan kunjungan berasal dari OPD Kabupaten/Kota di Jawa Timur dan Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (18/5/2022).
M Ronnie Afriandie, selaku ketua kelompok anggota PKA yang datang ke Dinas Kehutanan Kalsel menyampaikan tujuan kedatangan berdiskusi sambil memperlajari terkait suatu bentuk keunggulan strategi dan manajemen kinerja organisasi pelayanan publik yang ada di Dinas Kehutanan Kalsel.
“Kami adalah satu dari enam kelompok yang ikut rombongan anggota Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang diselenggarakan BPSDM Provinsi Jawa Timur yang berangkat ke Kalsel.
Maksud tujuan kedatangan kami adalah untuk meminta data dan menggali hal-hal positif yang ada di sini, hal tersebutlah yang akan kami ambil sebagai bahan reperensi.
Contohnya inovasi menarik akan kami buat menjadi sebuah laporan kelompok dan laporan individu lalu dipresentasikan hasil pelatihan tersebut,” kata M Ronnie Afriandie.

Sementara itu, Bijuri, menjelaskan melalui paparannya mengenai Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia (TH2TI), Revolusi Hijau Kalimantan Selatan, dan Forest City.
“Saya akan memberikan ilustrasi atau penjelasan mengenai Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia yang mulai dibangun sejak tahun 2017 hingga 2022.
TH2TI merupakan wujud Pemerintah Provinsi Kalsel dalam upaya melestarikan dan mengembalikan keberadaan Indonesia’s Tropical Rain Forest di pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan.
Berfungsi sebagai media show window/contoh pembelajaran untuk semua lapisan masyarakat terhadap kerja pemerintah daerah dalam upaya melakukan pembangunan yang berlandaskan ketahanan lingkungan,” kata Bijuri
Juga dijelaskan terkait Gerakan Revolusi Hijau di Kalimantan Selatan, Realisasi Penanaman Revolusi Hijau, dan Forest City, Penanaman Harian di Lokasi Forest City, hingga Sistem Akuntabilitas Kinerja Dinas Kehutanan secara panjang lebar dilanjutkan sesi tanya jawab dan diskusi terkait inovasi pembangunan kehutanan di Kalsel.
Rombongan yang datang sangat mengapresiasi inovasi gerakan Revolusi Hijau Kalimantan Selatan serta pelaksanaan SAKIP di Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, dengan diraihnya nilai SAKIP A secara terus menerus menandakan bahwa Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel adalah organisasi yang akuntabel.(adv/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















