DISHUB BANGUN Shelter Air di Dua Lokasi, Dongkrak Pariwisata Banjarmasin

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2020 - 04:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Guna meningkatkan potensi pariwisata, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin membangun dua buah shelter air atau halte di dua lokasi berbeda.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dishub Kota Banjarmasin, Erwin Rifansyah mengatakan, dua shelter tersebut masing-masing berada di Kelurahan Sungai Lulut da Kelurahan Sungai Jingah.

“Keduanya dibangun pada awal September kemarin,” ucapnya di ruang kerjanya, Senin (19/10/2020) siang.

Ia menambahkan, untuk pembangunan shelter air yang berada di Kelurahan Sungai Lulut sendiri memakan dana dari APBD Kota Banjarmasin sebesar Rp197,238 Juta.

“Shelter air di sungai lulut ini didesain berbentuk T,” ujarnya

Sementara shelter air di Kelurahan Sungai Jingah dibangun dengan bentuk L dengan anggaran sebesar Rp195,693 Juta.

Ia menegaskan, bahwa kedua bangunan yang saat ini tengah dalam masa pengerjaan itu bukan bangunan liar. Namun itu merupakan bangunan milik pemko yang dibuat untuk membuat nyaman warga pengguna alat transportasi air.

“Nanti warga yang menggunakan prahu atau kelotok yang berjualan di sekitar pasar sungai lulut bisa dengan nyaman menyandarkan kelotoknya di sana,” ujarnya.

Bahkan, pria dengan sapaan Erwin itu menambahkan, bahwa nanti disana akan dijadikan salah satu dermaga kelotok wisata yang membawa para wisatawan menyusuri sungai di Kota Banjarmasin dan ke Pasar Terapung. Begitu juga untuk shelter air yang ada di Kelurahan Sungai Jingah.

Baca Juga :   GUBERNUR Muhidin: Dua Gangguan Penyebab Pemadaman Listrik

Untuk itu, Dishub akan bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin agar bisa memaksimalkan fungsi dari fasilitas umum milik Pemerintah Kota Seribu Sungai ini.

Dari hasil pantauan di lokasi pembangunan shelter air Sungai Jingah, juga terdapat pembangunan gerai terapung milik Disnas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin.

Dari pengakuan pekerja yang mengerjakan proyek tersebut, nantinya gerai terapung tersebut akan diisi oleh hasil penjualan sasirangan yang berasal dari usaha milik warga kampung sasirangan Sungai Jingah.

“Hal ini tentu kita harap menjadi perangsang agar bisa meningkatkan perekonomian kita dari sektor pariwisata di Banjarmasin,” ungkap Erwin.

Karenanya, ia menargetkan kedua proyek pembangunan shelter air tersebut bisa selesai sebelum tanggal 1 Desember 2020.

“Jika sudah selesai, nantinya akan kota koordinasikan kepada pihak kecamatan dan keluruhan setempat untuk mengelola dan merawat shelter air itu. Seperti pengelolaan parkir dan lain sebagainya,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PETIR MENGGELEGAR Tanpa Adanya Hujan di Wilayah Banjarmasin
HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca
MAFIA BERAS SPHP harus Dibongkar hingga ke Akarnya
KAPOLDA KALSEL Kumpul Bersama Masyarakat di Kampung Nusantara
DIALOG DAERAH Pembahasan Ranperda Prioritas Tahun 2027
PERSONEL BERPRESTASI di Momen Hari Sumpah Pemuda ke-98 Diberi Kapolda Kalsel Penghargaan
DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57