DISDAG Kalsel Kendalikan Harga Gula dan Migor

- Penulis

Senin, 28 Juli 2025 - 20:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel Ahmad Bagiawan (kanan) menunjukkan produk minyak goreng saat peluncuran Koperasi Merah Putih Desa Indrasari di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO-MC Kalsel)

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel Ahmad Bagiawan (kanan) menunjukkan produk minyak goreng saat peluncuran Koperasi Merah Putih Desa Indrasari di Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (ANTARA/HO-MC Kalsel)

SuarIndonesia — Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdag Kalsel) berupaya mengendalikan harga gula konsumsi dan minyak goreng agar tetap stabil dan terkendali saat terjadi fluktuasi distribusi nasional.

Kepala Disdag Provinsi Kalsel Ahmad Bagiawan dikonfirmasi di Banjarbaru, Senin (28/7/2025), mengatakan, harga gula konsumsi meningkat tipis menjadi Rp17.630 per kilogram dari harga acuan Rp17.500, namun secara umum masih stabil di Kalsel.

“Kenaikan harga itu disebabkan menurunnya pasokan dari Pulau Jawa akibat faktor cuaca dan distribusi,” kata Bagiawan.

Dia mengungkapkan, Provinsi Kalsel masih mengandalkan pasokan gula dari luar Pulau Kalimantan, sehingga rentan terjadi gangguan distribusi akibat kendala transportasi laut, seperti gelombang tinggi.

Namun, Pemprov Kalsel dan pemangku kebijakan lain terus memantau pergerakan harga agar tetap sesuai dengan harga acuan pemerintah termasuk Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyakKita pada kisaran Rp15.700 per liter, sedangkan harga pasaran di atas HET.

Sementara, komoditas strategis lain seperti minyak goreng “Minyak Kita”, Bagiawan menyebutkan, persediaan produk tersebut masih aman di Kalsel, meskipun ada tantangan pada proses pengemasan ulang (repacking) karena terkendala perizinan.

“Kami sempat menghadapi kendala moratorium izin repacking. Tapi Insya Allah Agustus nanti moratorium dicabut dan proses pengemasan minyak curah menjadi Minyak Kita bisa kembali berjalan normal,” tuturnya.

Pasokan minyak goreng ke Kalsel selama ini juga masih berasal dari provinsi tetangga, namun Bagiawan menegaskan Kalsel punya potensi besar untuk produksi minyak curah secara mandiri melalui dua pemasok utama yang berbasis di Tarjun dan Batu Licin, Kabupaten Tanah Bumbu.

Baca Juga :   BANK KALSEL Pastikan Transaksi Tetap Lancar di Tengah Pemadaman Bergilir

“Kalimantan Selatan sebenarnya sudah memiliki sentra penghasil minyak curah yang sangat potensial. Ini bisa jadi kekuatan distribusi dalam jangka panjang,” tutur Bagiawan dilansir dari ANTARANews.

Dia menegaskan, terus bersinergi dengan pihak produsen dan pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang momentum penting di bulan Agustus yang biasanya diiringi lonjakan konsumsi masyarakat.

Contohnya, Pemprov Kalsel menghadiri High-Level Meeting yang digelar Bank Indonesia, guna membahas isu aktual harga pangan yang strategis secara rutin pada beberapa waktu lalu.

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalsel juga menggelar High Level Meeting bertajuk Obrolan Pagi Seputar Inflasi (HLM OPSI) melibatkan sejumlah pemangku kebijakan guna menyoroti program jangka panjang pengawasan distribusi tabung LPG 3 kilogram di Banjarmasin. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UPDATE 16 Jenazah Kembali Teridentifikasi, Total Korban Meninggal 71 dan 64 Lainnya Proses Pencarian
TIM DVI Polda Kalsel Berhasil Identifikasi 16 korban KMP Virgo Transport 8
DUA Helikopter Dikerahkan Cari 68 Korban KM Virgo di Laut Jawa
DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin
BKPSDM Balangan Perkuat Pembinaan BerAKHLAK Berbasis Spiritual
WABUP Balangan Minta BPD Aktif Kawal Pemerintahan dan Aspirasi Masyarakat
SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar
API BERKOBAR di Jalan Bali Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Anggota BPK Kesetrum

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca