DIRESMIKAN Ketua Komisi IV DPR RI Revitalisasi Gudang Perum Bulog

- Penulis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kalsel saat diwawancara usai peresmian gedung bulog di Banjarbaru. Foto : istimewa

Sekda Kalsel saat diwawancara usai peresmian gedung bulog di Banjarbaru. Foto : istimewa

Suarindonesia – Peresmian revitalisasi gudang Perum Bulog berkapasitas 3.500 ton di Landasan Ulin, Banjarbaru, menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional. Kehadiran gudang modern tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya serap hasil panen petani sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, menegaskan pembangunan infrastruktur logistik pangan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan target swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah.

“Revitalisasi gudang Bulog ini merupakan wujud nyata penguatan infrastruktur logistik pangan. Dengan kapasitas penyimpanan yang lebih baik, penyerapan hasil panen petani dapat semakin optimal, cadangan beras pemerintah semakin kuat, serta stabilitas pasokan dan harga pangan dapat terus terjaga,” ujar Titiek saat meresmikan gudang Bulog di Banjarbaru, Jumat (3/7/2026).

Menurutnya, Kalimantan Selatan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai salah satu lumbung pangan di Pulau Kalimantan. Karena itu, keberadaan fasilitas penyimpanan yang memadai menjadi faktor penting agar produksi petani dapat dikelola secara optimal.

Titiek juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, Kementerian Pertanian, dan Perum Bulog dalam memperkuat sistem logistik pangan di berbagai daerah. Ia menilai pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan efektivitas pengelolaan stok, percepatan distribusi, serta pelayanan yang semakin baik kepada petani dan masyarakat.

Lebih lanjut, Komisi IV DPR RI, kata Titiek, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program Bulog yang berpihak kepada petani, termasuk membuka peluang dukungan anggaran apabila diperlukan pembangunan Rice Milling Unit (RMU) di Kalimantan Selatan.

“Kami berharap gudang ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan petani, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan apresiasi atas diresmikannya revitalisasi gudang Bulog yang dinilai semakin memperkuat kesiapan daerah dalam menjaga ketahanan pangan.

Baca Juga :   CEGAH KARHUTLA, Petani Diimbau Buka Lahan Secara Manual

Menurut Syarifuddin, Kalimantan Selatan saat ini telah mencatatkan surplus produksi beras hingga sekitar 1,3 juta ton, sehingga menjadi salah satu penyangga utama kebutuhan pangan di Pulau Kalimantan.

“Alhamdulillah, daya tampung dan ketersediaan beras di Kalimantan Selatan telah memberikan surplus sekitar 1,3 juta ton. Hal ini menjadikan Kalimantan Selatan sebagai daerah penyangga utama di Pulau Kalimantan dan telah mencapai swasembada beras. Dengan keberadaan gudang ini, hasil panen petani dapat tersimpan dengan baik sehingga semakin mendukung petani maupun Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan,” ujar Syarifuddin.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan infrastruktur, dukungan kepada petani, serta kolaborasi dengan pemerintah pusat guna menjaga keberlanjutan produksi pangan daerah.

Gudang Bulog hasil Penyertaan Modal Negara (PMN) tersebut dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp12,15 miliar dan memiliki kapasitas penyimpanan 3.500 ton. Pembangunan dimulai pada 21 April 2025, selesai pada 12 Februari 2026 dengan realisasi fisik mencapai 100 persen tanpa deviasi, dan kini memasuki masa pemeliharaan hingga Februari 2027.

Keberadaan gudang tersebut diharapkan semakin memperkuat sistem logistik pangan nasional sekaligus menjadi penopang distribusi dan cadangan beras pemerintah, khususnya di wilayah Kalimantan.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANK KALSEL Hadirkan QRIS AKSEL, Transaksi Tanpa Uang Receh
DUKUNG UMKM Lokal, Beli Oleh-oleh Amuntai Pakai AKSEL Bank Kalsel
BAYAR PAJAK Kendaraan Tanpa Antre, AKSEL Bank Kalsel Hadirkan E-Samsat
UPZ Bank Kalsel Ucapkan Selamat atas Raihan BAZNAS Provinsi Terbaik 2026
AKSEL University Bank Kalsel Siap Tingkatkan Kompetensi SDM
AKSEL University Bank Kalsel Siap Tingkatkan Kompetensi SDM
DUKUNG Barito Putera, Bank Kalsel Bagikan 10 Tiket Nonton Gratis
SATPAM Bank Kalsel Diduga Tilep Tabungan Pendidikan Anak Nasabah Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21

KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus

Kamis, 5 November 2026 - 21:46

SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi

Kamis, 5 November 2026 - 21:33

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 November 2026 - 20:20

18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T

Kamis, 5 November 2026 - 19:40

LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat

Kamis, 5 November 2026 - 19:35

TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 5 November 2026 - 15:52

UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Helikopter Mi 17 di Kalteng

Berita Terbaru

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Dr Suhermanto menggelar jumpa pers terkait perkembangan kasus penyadapan Presiden Prabowo di Jakarta, Kamis (5/11/2026) malam. (CNN Indonesia TV)

Headline

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:33