Direktur PT ARUA dan Seorang PPK Dijebloskan ke Tahanan

- Penulis

Kamis, 28 Februari 2019 - 01:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Dua tersangka dugaan korupsi rehabilitasi Jalan Murung Karangan, Kecamatan Amuntai Utara, Hulu Sungai Utara (HSU) dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Teluk Dalam Banjarmasin, Rabu (27/2).

Itu sebagai tahanan titipan sementara pihak kejaksaan. Mereka adalah H Bahrani, Direktur PT Amanah Restu Utama Akbar (ARUA) selaku kontraktor dan Fauzan selaku Pejabat Pembuat Komitmen PPK) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU.

Semua dilakukan, setelah penyidik Dit Reskrimsus Polda Kalsel menyerahkan berkas tahap II terhadap tersangka itu.

Disebut, dugaan korupsi itu bermula ketika ada rehabilitasi jalan Murung Karangan di Kecamatan Amuntai Utara senilai kontrak Rp2.616.000.000.

Perincian biaya perencanaan Rp36.200.000, rehabilitasi jalan Murung Karangan Rp2.533.450.000 dan biaya Konsultan Pengawasan Rp47.000.000. Pekerjaan fisik jalan tersebut dilakukan 2016.

Dalam proses pekerjaannya, ternyata pekerjaan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang mengakibatkan kerugian negara berdasarkan audit BPKP Kalsel sebesar Rp556.761.557.060

Baca Juga :   BELASAN TARUNA Akpol dan AAL Turun ke Tiga Sekolah Rakyat di Kalsel, Tanamkan Disiplin dan Bela Negara

Sementara Aspidsus Kejaksaan Tinggi Kalsel diwakili Kasi Penuntut, Hadi Riyanto, kepada awak media, mengatakan yang diserahkan baru dua tersangka dari tiga tersangka.

Satu tersangka lagi kemungkinan pekan depan sudah akan diserahkan penyidik.

Satu tersangka itu dari unsur Konsultan Pengawas PT Citra Madya Design atas nama Dik Susanto.

Menurut Hadi, dalam waktu dekat kedua berkas ini akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin, tetapi ia tidak menjelaskan waktunya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki
RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel
14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 22:04

MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:57

4 BANDARA Ditutup Sementara Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 17:26

RUDY RESNAWAN tak Kuasa Tahan Tangis, Kenang Sosok Rudy Ariffin

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca