Suarindonesia – Melalui surat Edaran Gubernur Kalsel kepada bupati/walikota se Kalsel tentang kewaspadaan dini ispa karena kabut asap, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel melakukan upaya preventif dan promotif serta pengayaan kesehatan masyarakat. “Semakin meningkatnya ketebalan asap dalam minggu-minggu terakhir membuat kami harus mengambil langkah cepat,” jelas Kepala Dinkes Kalsel, HM Muslim, Jumat (13/9).

Muslim menyebut pihaknya juga membagikan PMT (makanan tambahan) dan MP-ASI (makanan pendamping asi) bagi ibu hamil dan balita.
Pada kegiatan itu, sambungnya, Dinkes Kalsel melibatkan UPT vertikal (BBTKL) kajian tingkat dan dampak asap.
Jumat kemarin dinkes juga membagikan masker sebanyak 400 lembar kepada pengendara sepeda motor atau mobil di
Jalan Trikora, Banjarbaru. Selain itu, sambung Muslim, pihaknya juga membagikan masker oleh tim krisis terdiri dari dinkes kabupaten kota, sekolah, panti, pondok pesantren, dan kepolisian di daerah yang rawan asap.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















