DIKELUHKAN WARGA, Lambannya Pengerjaan Jembatan Pandu

Bagikan :
DIKELUHKAN WARGA, Lambannya Pengerjaan Jembatan Pandu

SuarIndonesia — Pengerjaan jembatan di Jalan Pandu yang tak kunjung rampung dikeluhkan oleh warga yang bermukim di sana.

Roghayyah Ketua RT 16 Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, mengaku sudah berapa kali didatangi warganya yang menanyakan mengapa jembatan penghubung Jalan Pandu dengan Jalan A Yani Km 3,5 itu sama sekali belum terlihat bentuknya.

“Mereka membandingkan pengerjaan Jembatan Pandu ini dengan jembatan lainnya seperti di samping TVRI yang katanya sudah selesai,” ucapnya saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Rabu (8/12/2021).

Apa yang yang diungkapkan warga Roghayyah itu bukan tanpa alasan, mereka melihat bahwa proses pembongkaran dan proses pembuatan jembatan pemukiman yang memakai konsep dari prototipe milik Pemko tersebut dimulai secara berbarengan.

“Tapi kok katanya di sana sudah hampir selesai. Padahal prosesnya sama,” ungkap Ketua RT ini.

Benar saja, berdasarkan pantauan di lokasi, proses pengerjaan jembatan yang lokasinya berada di samping kantor Lanal Banjarmasin itu, sama sekali belum terlihat bangunan jembatan.

 

DIKELUHKAN WARGA, Lambannya Pengerjaan Jembatan Pandu (2)

 

Para pekerja pun terlihat masih melakukan pembongkaran pondasi bekas jembatan awal dengan menggunakan alat pemecah beton.

Saat dikonfirmasi, Kasi Pembangunan dan Peningkatan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Damayanti mengakui bahwa terdapat beberapa jembatan yang progres pembangunannya memakan waktu lama dari yang lain. Salah satunya jembatan Komplek Pandu.

Padahal, Menjelang berakhirnya tahun 2021, pembangunan lima buah jembatan di kawasan Jl Ahmad Yani yang menghubungkan kawasan permukiman warga belum juga rampung.

“Pengerjaan di lokasi itu sempat terkendala adanya Pipa PDAM di sungai yang sudah dikeruk,” ungkapnya saat ditemui awak media di lobi Balai Kota, Rabu (8/12/2021).

Ia memaparkan, adanya pipa PDAM tersebut menghalangi abutment pile slab yang akan dibangun.

Untuk itu, pihaknya harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak PDAM Bandarmasih untuk upaya penyelesaian jembatan yang menghubungkan ke kawasan jalan pemukiman warga tersebut.

“Di situ ada pipa berdiameter 600 mm, sehingga kita harus melakukan pemindahan pipa tersebut terlebih dahulu. Karena hal itu kita harus memakan waktu lebih lama,” terangnya.

Baca Juga :

TERUS DIGENJOT Jembatan HKSN, Meski Polemik Lahan Belum Rampung

“Akibat kendala di sungai itu maka kita juga harus merubah beberapa desain jembatan,” pungkasnya.

Sebelumnya kelima jembatan ini dibongkar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), guna kepentingan normalisasi sungai.

Ia mengatakan, bahwa saat ini sudah ada progres pembangunan jembatan yang dilakukan sejak Oktober lalu.

“Jembatan yang berada di samping TVRI itu sudah memasuki 90 persen. Sedangkan untuk jembatan di Andin Rama sudah memasuki sekitar 40 persenan,” bebernya, saat ditemui

“Kalau untuk jembatan lainnya yakni di Pandu, Muhammadiyah dan Gang Permata itu sebenarnya sudah memasuki 70 persen,” sambungnya.

Ia mengatakan, bahwa target penyelesaian kelima jembatan ini rampung pada pertengahan Desember ini.(SU)

 166 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!