DIHUJANI Catatan Bawaslu Rapat Pleno KPU Kalsel

- Penulis

Selasa, 15 September 2020 - 18:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan banyak catatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel dalam pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaimantan Selatan tahun 2020, Selasa (14/09) siang.

Hal tersebut terjadi lantaran banyaknya data yang bermasalah dan beberapa rumah warga yang belum dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh petugas KPU.

“Seperti yang terjadi pada dua daerah yang dilakukan coklit, di desa itu masih ada beberapa data ganda, misalnya di Kabupaten Tabalong dan Barito Timur,” ucap Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kaspiah usai menghidiri rapat pleno tersebut di Ballroom Treepark Hotel, Kabupaten Banjar.

Menurutnya, temuan itu harus memilki kejelasan, apalah nama yang bersangkutan mempunyai hak pilih di daerah mana baik secara administrasi dan wilayah tempat dia tingga saat ini

Bahkan dalam satu daerah Bawaslu menemukan adanya dugaan 47 nama pemilih ganda. “Ini mesti dipastikan oleh penyelenggara,” tukasnya.

Selain itu, wanita dengan sapaan Erna itu mengaku hingga saat ini Bawaslu belum diberikan data oleh KPU terkait data pemilih by name by address, KWK, ABKWK. Sehingga pihaknya hanya bisa mengawasi sampai rekapitulasi tingkat kecamatan.

Ia menjelaskan, proses pengawasan yag dilakukan Bawaslu adalah pengawasan terhadap PPDP saat melaukan coklit ke rumah-rumah. Memastikan setiap rumah di coklid. “Setelah selesai tanggal 14 kemarin, kami bertugas memastikan seluruh rumah yang ada di wilayah kelurahan desa di tempel stiker. Karena coklid dipastikan dengan adanya stiker,” sambungnya.

Hasilnya, ia melanjutkan, pihaknya masih menemukan beberapa rumah yang tidak dicoklit.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kalsel, Sarmuji membenarkan bahwa ada beberapa daerah yabg dilajukan coklit ulang di wilayah Kabupaten Tabalong dan wilayah Barito Timur Kalteng. Ia menyebut di wilayah tersebut ada desa yang masih ditemukan data ganda sehingga harus di lakukan pencoklitan ulang.

Baca Juga :   DITILANG Sat Lantas Polresta Banjarmasin 30 Pengendara

“Untuk kegandaan nama pemilih sudah kita selesaikan, ada 22 nama yang sama, kemudian kita TMSkan 5. MS ke Tabalong 13, dan 4 TMS ke Barito Timur, serta 5 orang tidak diketahui identitasnya,” ungkapnya.

Untuk permasalahan di Balangan, i menerangkan, setelah dilakukan pendalaman, ternyata wilayah tersebut masuk ke Kabupaten Kotabaru, bukan masuk ke Kabupaten Balangan. “Semoga hanya salah informasi saja,” imbuhnya.

Selain permasalahan di atas, saat ini KPU Kalsel juga dicecar dengan adanya pengurangan jumlah DPS yang akan menjalani Pemilu di tahun 2020.

“Jika dibandingkan dengan tahun 2019, jumlah pemilih sebanyak 2.869.166 orang. Sedangkan pemilih di tahun ini berkurang sekitar 81 ribu lebih,” beber Sarmuji.

Oleh karena itu, seluruh permasalahan tersebut akan menjadi bahan analisa bagi KPU untuk mengetahui apa penyebab sampai terjadi hal seperti itu.

“Apa gara-gara banyak yang meninggal atau memang ada kegandaan di DPT terdahulu. Pasalnya ada informasi yang saya dapatkan ada yang dua kali menekan dan akhirnya jadi ganda datanya,” ungkapnya.

Selain itu, kesalahan tersebut bisa juga diakibatkan ada yang berpindah alamat namun tidak tercatat dan tidak diketahui identitasnya, atau juga masuk dalam daftar aparat TNI-Polri.

“Itu cukup banyak terjadi di Tabalong. Ada sampai 7.000 lebih data seperti itu,” tandasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA di Kawasan Gubernur Soebardjo Banjar, Kapolda Kalsel ke Lokasi hingga Terjunkan Drone Thermal dan Surfaktan
DUA VENDOR “Salvage” KM Virgo Transport 8 Belum Final Penunjunkan
JENDERAL SUYUDI Bersimpuh Cium Ibu Usai Dilantik Jadi Kapolri
DITAHAN Polda Kalsel Nakhoda KM Virgo Transport 8, Setelah Ditetapkan Tersangka
RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit
TRAGEDI Alfamart Gambut, Seorang Pria Ditemukan Tewas
SUARA LEDAKAN dan Membara di Alfamart Km  13 Gambut, Seorang Terduga Pelaku Diamankan
8 OKTOBER, RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:28

KORUPSI Dana Desa: Pasutri Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 490 Juta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:09

JENDERAL SUYUDI Bersimpuh Cium Ibu Usai Dilantik Jadi Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:35

RESMI Komjen Suyudi Jadi Kapolri Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Rabu, 30 September 2026 - 20:46

PERKARA KORUPSI PT Asabaru Balangan Dua Terdakwa Divonis Penjara dan Denda

Rabu, 30 September 2026 - 20:27

PEMILIK Kendaraan ODOL Bisa Kena Sanksi Pidana di RUU LLAJ

Rabu, 30 September 2026 - 20:18

361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera

Selasa, 29 September 2026 - 22:09

PEREMPUAN ADAT Masih Didiskriminasi dan Diabaikan

Selasa, 29 September 2026 - 21:51

KASUS KORUPSI MBG: Enam Tersangka Dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakpus

Berita Terbaru

Petugas BPBD Kotawaringin Timur berjuang memadamkan api karhutla. (Foto: HO-BPBD Kotim)

Kalteng

KASUS KARHUTLA KOTIM: 11 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 1 Okt 2026 - 20:19

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca