DUA VENDOR “Salvage” KM Virgo Transport 8 Belum Final Penunjunkan

- Penulis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Owner KMP Virgo Transport 8, Simson Fransiscus Riki, saat konferensi pers terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8, Kamis (1/10/2026) sore.. (SuarIndonesia/DO)

Juru Bicara Owner KMP Virgo Transport 8, Simson Fransiscus Riki, saat konferensi pers terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8, Kamis (1/10/2026) sore.. (SuarIndonesia/DO)

Suarindonesia– Operasi atau proses “salvage” (pengangkatan bangkai kapal) yakni KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa mulai memasuki tahapan penentuan kontraktor atau vendor “salvage”.

Pihak pemilik kapal menyebut proses tender yang dilakukan perusahaan asuransi kini telah mengerucut pada dua calon vendor.

Namun, hingga Kamis (1/10/2026), belum ada keputusan final mengenai perusahaan yang akan dipercaya mengerjakan proses tersebut.

Juru Bicara Owner KMP Virgo Transport 8, Simson Fransiscus Riki, mengatakan pekerjaan salvage merupakan bagian dari pertanggungan asuransi kapal.

Karena itu, proses pemilihan perusahaan pelaksana menjadi kewenangan pihak asuransi. Sejumlah perusahaan sebelumnya telah mengikuti proses tender dan kini masuk dalam pembahasan lebih lanjut.

“Tahapan saat ini itu sudah melakukan pembukaan tender, jadi sudah ada beberapa yang masuk. Yang masuk ini sudah dalam tahap pembicaraan,” ujar Simson saat konferensi pers terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8, Kamis (1/10/2026) sore.

Dari sejumlah peserta yang mengikuti tender, saat ini tersisa dua perusahaan yang dinilai masih berpeluang menangani pekerjaan salvage.

Meski demikian, Simson belum bersedia menyebutkan nama kedua perusahaan tersebut. Alasannya, proses seleksi dan pengambilan keputusan masih berlangsung.

Menurut dia, perusahaan yang mengikuti tender tidak terbatas pada vendor dalam negeri.

Perusahaan asing juga memiliki peluang, meski nantinya tetap membutuhkan kerja sama dengan perusahaan lokal untuk pelaksanaan pekerjaan di Indonesia.

“Sejauh ini vendor sudah mengerucut, saya belum bisa menyebutkan perusahaannya, karena masih dalam proses. Tapi yang saya konfirmasi hari ini sudah ada dua nama,” katanya.

Simson menuturkan, penentuan kontraktor tidak hanya berdasarkan penawaran, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan teknis masing-masing perusahaan.

Pengalaman menangani pekerjaan serupa, kesiapan peralatan serta metode yang digunakan menjadi sejumlah faktor yang diperhatikan.

Baca Juga :   DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin

Kondisi bangkai KM Virgo Transport 8 di bawah permukaan laut juga harus menjadi pertimbangan utama.

Ia menyebut proses pengangkatan kapal memiliki risiko yang cukup besar apabila tidak dilakukan dengan perencanaan dan perhitungan teknis yang matang.

“Tidak bisa sembarangan mengangkat ini, ada risiko kapal bisa patah dan menyebabkan polusi pada laut,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses tersebut, pihak owner telah menyampaikan surat kepada perusahaan asuransi.

Permintaan serupa juga disampaikan melalui komunikasi dengan pihak-pihak terkait.

“Kami bahkan sudah mengajukan surat kepada pihak insurance, pertama kali adalah menunjuk, kemudian ada tahapan lagi, tahapan itu yang kami minta dipercepat.

Ini juga sudah banyak menguras waktu dan tenaga,” ungkap Simson.

Pihak owner berharap proses penetapan vendor dapat segera rampung sehingga pekerjaan pengangkatan bangkai kapal bisa dilaksanakan secepatnya.

Simson bahkan berharap pekerjaan tersebut sudah dapat dimulai pada Oktober 2026. Namun, ia belum berani memastikan kapan tepatnya proses pengangkatan akan dilakukan.

“Insyaallah (bulan ini terangkat, red). Kami tak bisa memastikan,” ujarnya.

Adapun metode dan jadwal pengangkatan nantinya akan ditentukan berdasarkan hasil kajian teknis serta keputusan pihak asuransi bersama kontraktor yang terpilih.

Pihak owner, kata Simson, akan tetap menjalankan tanggung jawabnya hingga seluruh proses penanganan KM Virgo Transport 8 selesai.(DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLRESTA BANJARMASIN Tuntaskan 94 Perkara, Curat dan Pencurian Biasa Mendominasi
BERSIHKAN Sungai Pemurus Baru, Polisi Tekankan Pentingnya Kesadaran Warga
KEBAKARAN LAGI di Kompleks DPR Banjarmasin Barat, Terekam CCTV Sebelum Berkobar Ada Sosok Pria di Lokasi
HARI KE-20: 55 Korban KM Virgo Transport Masih Dicari, Korban Meninggal 80 Orang
ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk
HARI KE-20: 12 Nama Korban KM Virgo Transport 8 yang Teridentifikasi Tim DVI
PANGERAN Khairul Saleh Minta Pengunduran Diri Dirjen Pas Ditangguhkan, Soroti Kasus Lapas Cibinong
DIBONGKAR Polda Kalsel Penyelundupan Sisik Trenggiling dan Paruh Burung Rangkong, Pemesan ada Dari China dan Thailand

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:51

HARI KE-20: 55 Korban KM Virgo Transport Masih Dicari, Korban Meninggal 80 Orang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:37

ANAK BEKANTAN Terpisah dari Induk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:28

KORUPSI Dana Desa: Pasutri Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp 490 Juta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:19

KASUS KARHUTLA KOTIM: 11 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 21:23

TIGA JAM Naik Perahu Tangani Karhutla Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah

Rabu, 30 September 2026 - 21:15

HARI KE-18: SRU Darat Temukan 4 Korban KM Virgo di Kalteng

Selasa, 29 September 2026 - 22:01

PENEGAKAN HUKUM 130 Laporan Karhutla Kalteng

Minggu, 27 September 2026 - 00:19

KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca