DIGEBER Sepanjang Juli, Modifikasi Cuaca di Kalsel Habiskan 10,4 Ton Bahan Semai

- Penulis

Minggu, 30 Juli 2023 - 20:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Terhitung sejak tanggal 7 sampai 11 Juli dan dilanjutkan kembali tanggal 23 sampai 28 Juli, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) telah dilaksanakan di langit Kalsel.

Sepanjang pelaksanaan tersebut, memerlukan waktu 29 jam 55 menit, 13 sorti penerbangan penyemaian awan, dan menghabiskan 10,4 ton bahan semai.

Pembasahan lahan melalui TMC difokuskan sebagai langkah antisipasi puncak musim kering. Hasil kegiatan TMC selama periode 7-11 Juli mampu membasahi lahan gambut di Kalsel. Ini dibuktikan dari hasil pengukuran tinggi muka air tanah gambut yang naik 1-2 sentimeter.

Meskipun pada periode lanjutan yang dimulai pada 23 Juli hingga sekarang ada kecenderungan penurunan tinggi muka air tanah (TMAT).

namun tidak terlalu tajam. “TMAT masih di atas kategori Rawan (-0,4 m) sehingga kami harapkan saat memasuki puncak musim kemarau lahan gambut tidak berada dalam kondisi kering yang ekstrem,” kata Koordinator Lapangan Operasi TMC Kalsel, Adi Bayu Rusandi.

Pembahasan lahan gambut dimaksimalkan sebelum puncak kemaru. Jika sudah memasuki puncak musim kering, peruntukkan TMC lebih tepat kepada misi fire supression. Operasi TMC di Kalsel sendiri direncanakan hingga akhir Juli, sehingga pada puncak musim kering lahan gambut tetap terjaga kebasahannya.

Baca Juga :   KALIMANTAN Butuh Perluasan Transportasi untuk Buka Konektivitas

“Meski hujan terpantau minim, namun TMC terus diupayakan untuk mengoptimalkan potensi awan yang ada,” ujarnya..

Memasuki akhir Juli ini, gangguan meteorologis seperti keberadaan siklon tropis doksuri di sekitar perairan Filipina berdampak pada berkurangnya potensi pertumbuhan awan di Kalsel.

“Meski begitu, kami tetap berupaya mengoptimalkan potensi awan yang ada untuk membantu pembasahan lahan gambut di Kalsel,” akunya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 21:32

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 November 2026 - 21:19

9 ORANG UTAN Dipindahkan ke Suaka Lamandau, 2 Lainnya Dirawat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:01

PENANGANAN KARHUTLA Dekat Bandara jadi Prioritas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32