DIDISPENSASI Keberadaan Armada AKAP di Terminal Pal 6 Tunggu Ketetapan Balai Kemenhub

- Penulis

Selasa, 16 November 2021 - 01:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Keberadaan armada angkutan kota antar provnsi (AKAP) di Terminal Pal 6 masih diberikan dispensasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel.

Kewenangan pengaturan AKAP berada di Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Provinsi Kalsel.

Sesuai kewenangan tempat mangkal atau standby AKAP di Terminal Tipe A dalam hal ini Gambut Barakat.

“Sesuai kewenangan yang berhak mengaur AKAP dari BPTD, kami sudah bersurat kepada mereka untuk ditindaklanjuti.

Apakah nanti kebijakannya AKAP hanya boleh sampai Terminal Tipe A saja atau bagaimana itu kewenangan pihak BPTD,” beber Rusma, Senin (15/11/2021).

Menurut Rusma, selain bersurat ke BPTD pihaknya juga melayangkan surat ke perusahaan otobus (PO) yang biasa stanby di Terminal Pal 6 terkait batasan waktu dispensasi.

Ia berharap ke depan pihak PO dan organda bisa komunikasi dengan BPTD terkait kelanjutan operasional. Rusma mengaku tak ingin muncul kesan Dishub Kalsel merebut kewenangan Kementerian karena mengizinkan masuk terminal Pal 6.

Baca Juga :   KESIAPSIGAAN OPERASIONAL, Ribuan Personel TNI/Polri Simulasi Penanganan Konflik di Kalsel

“Kalau hanya menurunkan dan menaikkan penumpang masih bisa kami atur karena tidak makan tempat. Misalnya masuk terminal satu jam sebelum keberangkatan, lalu setelah itu keluar lagi untuk berangkat masih bisa kami atur.

Yang perlu diketahui juga kebijakan itu berada di pihak BPTD, kami bisa saja menjalankan asal ada rekomendasi dari BPTD selaku pemilik kewenangan. Intinya kami ingin berikan kenyamanan bagi penumpang tapi tidak bertentangan dengan peraturan,” urainya.

Belum ada keterangan resmi dari pihak BPTD Kalsel. Saat dikonfirmasi Kepala BPTD Kalsel, Zulmardi, melalui whatsapp ke nomor yang bersangkutan tidak ada balasan.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 00:21

TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca