DI DEPAN KBRI Belanda Ekstremis Anti-Islam Robek Al Quran

- Penulis

Selasa, 26 September 2023 - 00:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edwin Wagensveld pemimpin PEGIDA di Belanda dikenal sebagai pentolan Patriot Eropa Melawan Islamisasi Barat atau Patriotic Europeans Against the Islamization of West (PEGIDA) menggelar aksi penistaan Al-Qur'an di depan Kedubes Turkiye di Den Haag, Sabtu (23/9). (Anadolu Agency)

Edwin Wagensveld pemimpin PEGIDA di Belanda dikenal sebagai pentolan Patriot Eropa Melawan Islamisasi Barat atau Patriotic Europeans Against the Islamization of West (PEGIDA) menggelar aksi penistaan Al-Qur'an di depan Kedubes Turkiye di Den Haag, Sabtu (23/9). (Anadolu Agency)

SuarIndonesia — Kelompok anti-Islam Patriotic Europeans Against the Islamization of West (Pegida) melakukan aksi perobekan Al Quran di depan Kedutaan Besar RI (KBRI) di Belanda.

Dikutip CNNIndonesia dari Daily Sabah melaporkan pemimpin Pegida, Edwin Wagensveld, merobek salinan kitab suci umat Islam itu di depan sejumlah kedutaan besar negara mayoritas Muslim seperti Indonesia, Turki, hingga Pakistan di Den Haag pada Sabtu (23/9/2023).

Dia membuang sejumlah halaman Al Quran ke tanah dan menginjak-injaknya.

Selama melakukan tindakan provokatif itu, Wagensveld mendapat pengamanan dari pihak kepolisian Belanda. Dia pun berterima kasih kepada aparat karena telah melindunginya selama berunjuk rasa.

Ini merupakan aksi penistaan Al Quran kesekian yang dilakukan sejumlah aktivis anti-Islam dalam beberapa bulan terakhir.

Pada 21 Januari lalu, politikus sayap kanan Swedia, Rasmus Paludan, melakukan pembakaran Al Quran di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm. Dia juga melakukan aksi serupa di Kedubes Turki di Copenhagen, Denmark, pada 27 Januari.

Kemudian pada 22 Januari, Wagensveld melakukan aksi perobekan Al Quran di Belanda di bawah pengamanan kepolisian. Ia kembali merobek Al Quran pada 13 Februari di Kota Utrecht dan pada 18 Agustus di depan Kedubes Turki di Den Haag.

Di Stockholm, seorang imigran Irak, Salwan Momika, juga mengikuti jejak Paludan yakni membakar Al Quran di depan masjid terbesar di Stockholm pada 28 Juni. Hari itu bertepatan dengan Hari Raya Iduladha bagi umat Islam.

Pada 3 Agustus, seorang warga Iran, Bahrami Marjan, juga membakar kitab suci Muslim tersebut di Pantai Angbybadet di Stockholm. Aksi dia saat itu dikawal oleh pihak kepolisian.

Duta Besar RI untuk Belanda Mayerfas. (CNNIndonesia.com)

Indonesia Kirim Nota Protes
Duta Besar Republik Indonesia di Den Haag Mayerfas mengatakan pihaknya telah mengirim nota diplomatik ke pemerintah Belanda usai aksi pembakaran Al Quran di depan KBRI pada pekan lalu.

Mayerfas mengatakan Indonesia mengecam dan tak terima dengan aksi penistaan tersebut. RI lalu mengambil langkah protes.

“Kami protes. Kami sudah menyampaikan surat protes. Jadi, kita menyampaikan protes keras pada pemerintah Belanda. Kita sampaikan nota protes,” kata Mayerfas saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (25/9/2023).

Lebih lanjut, Mayerfas mengatakan nota tersebut dikirim tak lama setelah aksi perobekan Al Quran.

Dia juga mengatakan Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan protes ke Menlu Belanda di sela-sela acara Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

“Menlu sudah bertemu dengan Menlu Belanda di New York. Sudah bertemu, menyampaikan kekhawatiran dan protesnya kepada Menlu Belanda,” ujar Mayerfas.

Mayerfaa juga mengatakan para Duta Besar anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Belanda akan mengambil sikap.

Umat Islam Belanda turun ke jalan, protes pembakaran Al-Quran. Mereka membawa spanduk bertuliskan: “Al-Quran memberi kita cahaya untuk membimbing kami, api tidak dapat membakar Matahari” dan “Saya mencintai Al-Quran” saat para demonstran berjalan menuju kedutaan besar Denmark dan Swedia. (Foto: Istimewa)

Negara-negara Muslim Mengecam
Persatuan negara-negara Muslim di dunia kompak mengecam aksi perobekan Al Quran di depan sejumlah kedutaan besar negara di Den Haag, Belanda, pekan lalu.

Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) menyatakan “mengutuk dengan tegas” aksi “memalukan dan provokatif” yang dilakukan para ekstremis pada Sabtu (23/9/2023) tersebut.

“Sekretaris Jenderal dan Ketua Asosiasi Cendekiawan Muslim, Yang Mulia Syeikh Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa, mengecam praktik biadab keji yang melanggar nilai-nilai semua agama, kemanusiaan, norma, dan prinsip, serta melanggar nilai-nilai komunitas internasional,” tulis lembaga yang berbasis di Mekkah itu dalam unggahan di X.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) juga menyuarakan kecaman serupa dalam situs resminya. Sekretaris Jenderal GCC Jassim Mohammed Al Budaiwi menyerukan masyarakat internasional mengambil langkah signifikan dalam menghadapi aksi semacam itu.

“Karena praktik-praktik ini sayangnya telah diulang baru-baru ini dengan dalih kebebasan berekspresi. Dan tak ada reaksi yang jelas terhadap mereka,” tulis GCC, seperti dikutip Arab News, Minggu (24/9/2023).

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) juga mengutuk keras aksi yang dilakukan oleh kelompok anti-Islam Pegida (Patriotic Europeans Against the Islamization of West) itu.

“Dewan mengutuk semua upaya merendahkan kesucian al-Mus’haf ash-Sharif serta kitab-kitab suci lainnya, nilai-nilai dan simbol-simbol Islam dan agama-agama lain di bawah dalih kebebasan berekspresi, yang bertentangan dengan amanat Pasal 19 dan 20 ICCPR,” bunyi keterangan OKI dalam situs resmi.

Siapa Edwin Wagensveld?
Wagensveld merupakan pemimpin dari kelompok ekstrimis Patriotic Europeans Againts The Islamization of West (Pegida). Dia juga merupakan politikus sayap kanan di Belanda.

Penistaan terhadap Al Quran yang dilakukan Wagensveld bukan kali pertama. Pada Januari lalu, ia merobek kitab suci Umat Muslim di depan Gedung Parlemen di Den Haag. Politikus tersebut bahkan menyamakan Quran dengan “Mein Kampf” karya Adolf Hitler, dikutip TRT Africa.

“Al Quran adalah buku fasis. Ini sama buruknya dengan Mein Kampf. Para pengikutnya mempunyai ideologi yang sama dengan Hitler,” ujar dia.

Pihak kepolisian setempat dilaporkan memberi izin ke Wagenzveld untuk melangsungkan tindakan tersebut dengan syarat tak membakar kitab suci umat Islam, demikian dikutip Anadolu Agency.

Pada April lalu, pihak berwenang Belanda kemudian membuka investigasi terhadap Wagensvled yang dianggap menghina komunitas Islam.

Jaksa Penuntut Umum mengatakan komentar yang dibuat Wagensveld saat merusak Al-Quran merupakan penghinaan yang melanggar salah satu pasal di KUHP Belanda.

“Menyatakan bahwa dengan sengaja menghina sekelompok orang karena agama atau kepercayaannya adalah suatu kejahatan,” demikian pernyataan tertulis jaksa, seperti dikutip Associated Press pada April.

Pernyataan tersebut tak menyebut secara rinci nama Wagensveld, sejalan dengan aturan privasi Belanda. Rilis itu hanya merujuk ke warga negara Belanda berusia 54 tahun yang tinggal di Jerman.

“Tersangka akan diperiksa oleh polisi Belanda mengenai masalah ini,” lanjut jaksa.

Wagensveld memberi respons saat jaksa merilis pernyataannya. Di Twitter, dia me-retweet unggahan pendukungnya yang menyebut tindakan tersebut sebagai penyalahgunaan kekuasaan.

Kemudian pada Agustus, masalah penistaan terhadap Al Quran itu dibawa ke meja hijau. Wagensveld dilaporkan hadir dalam persidangan.

“Jaksa Penuntut Umum telah memutuskan untuk memanggil tersangka. Dia dijadwalkan hadir di pengadilan pada 10 Agustus,” kata Jaksa dikutip Baroon’s.

Jaksa mencatat bahwa merobek Al Quran bukan pelanggaran pidana di Belanda, karena toleransi terhadap kritik agama sudah dikodifikasikan.

Namun, kata-kata Wagensveld bisa dikualifikasikan sebagai penghinaan kelompok dan bisa dikenai hukuman berdasarkan KUHP Belanda yang menyatakan bahwa dengan sengaja menghina sekelompok orang karena agama atau kepercayaannya adalah suatu kejahatan.

Hukuman yang dijatuhkan bisa berupa hukuman penjara minimal satu tahun atau denda 9.000 euro atau sekitar Rp147 juta. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 23:01

KEPALA STAF TNI-AD Mengpresiasi Pemprov Kalsel, “Ground Breaking” Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat.

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:17

KOMITMEN Komisi III DPR RI Terus Mendukung Langkah Strategis BNNP Kalsel dan Perkuat Sinergi

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30

OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:45

DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:21

DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:05

NYARIS TAWURAN, Polisi Amankan Delapan Remaja dan Sejumlah Sajam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca