SuarIndonesia – Dewi Damayanti Said, politisi Golkar yang juga anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kunjungan ke Depot Soto Yana Yani di kawasan Sungai Jingah Banjarmasin.
Disela masa resesnya Senin (12/6/ 2023), yang mana terpilihnya Depot soto legendaris itu sebagai lokasi kunjungan bukan sekedar ingin mengenang masa indah bersama keluarga.
Namun sekaligus mengajak konstituennya untuk mengambil inspirasi seputar pentingnya kaderisasi dan regenerasi dalam berbagai peran agar perjuangan dan sejarah para pendahulu tak lekang zaman.
Dan mampu bertahan ditengah semakin sulitnya persaingan dan tantangan masa depan.
Menurut Dewi sejak tahun 1905, kecerdasan intelektual dianggap menjadi prioritas tertinggi sebagai faktor sukses, nyatanya seiring perkembangan jaman dan dinamika kehidupan,.
Jga diperlukan kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual , kecerdasan berkomunikasi serta kecerdasan untuk bertahan hidup (resilience).
Acara yang dipandu moderator sesama rekan politis Golkar, Sukhrowardi dan dihadiri kaum emak dan pedagang di sekitar pasar terapung.
Saat ditanya tentang pengalamannya menjadi putri mantan orang nomor satu di Kalsel, Dewi menceritakannya dengan penuh haru dan bangga.
Dewi mengaku Ayahnya Ir. H.M. Said, mantan Gubernur Kalimantan Selatan periode 1984-1995 mendidiknya cukup keras agar mandiri dan tidak tergantung pada orang tua.
“Walau ulun anak perempuan, abah dan mama sangat yakin mempercayakan pendidikan ulun jauh dari kampung halaman menuntut ilmu bidang perhotelan di Montreux, Swiss,”kenang Dewi.
Keputusan “abah Said” untuk putrinya, ternyata tepat untuk kehidupan Dewi hari ini. Meski dirinya tidak berkecimpung langsung di industri pariwisata.
Namun dunia “hospitality” mengajarkannya sikap kepemimpinan dan kemandirian yang menuntut kecerdasan emosi dan spiritual agar tulus dalam melayani, ikhlas menghadapi keluhan pelanggan serta sabar dalam bertindak memastikan keamanan dan kenyamanan para tamu.
Dewi berharap sikap baik dari hikmah bidang ilmu yang ditekuni tersebut menjadi landasan kuat bagi dirinya menuntaskan amanah sebagai wakil rakyat agar dapat melayani lebih baik menuntaskan pekerjaan rumah yang tersisa jelang berakhirnya periode DPRD Provinsi Kalsel pada tahun 2024 mendatang.
Ketika ditanya apakah berminat untuk maju kembali sebagai Caleg Dapil Kalimantan Selatan.
Mantan Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Partai Golkar Kalsel tahun 2009-2013 menjawab santai “ kita lihat nanti. yang pasti Insya Allah saya siap” ujarnya.
Perempuan kelahiran 17 Mei 1972 ini menyatakan jika mandat sebagai wakil rakyat Kalsel kembali diamanahkan padanya, maka fokus program unggulan yang diusungnya adalah optimalisasi kaderisasi dan regenerasi banua.
Dimulai dari keluarga inti dalam rangka meningkatkan kualitas indeks sumber daya manusia Kalsel salah satunya melalui optimalisasi pendidikan vokasi bagi remaja putri dan ibu rumah tangga muda.
Agar lahir ibu pintar untuk generasi Kalsel yang berkarakter, mampu bertahan di era kompetisi, berdaya saing tinggi, beriman dan berbudaya. (*/SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















