Suarindonesia – Upaya Pemko memiliki Kantor Arsip dan Perpusatkaan terus dilakukan. Bahkan kemarin Dinas dan Perpustakaan memastikan tahun depan akan membangun Depo Arsip.
Menurut Kadis Arsip dan perpustakaan Drs HM Husaini, anggaran untuk pembangunan Depo Arsip sudah disetujui dan masuk dalam anggaran 2019. ‘’Anggarannya sekitar Rp10 miliar, mudahan ini secepatnya bisa dibangun,” katanya kepada awak media,
Selasa (11/12).
Husaini melanjutkan, bicara soal kontruksi bangunan, Depo Arsip rencananya dibangun dengan dua lantai dan fisiknya cukup besar. “Mengapa harus besar, karena untuk menampung semua arsip Pemko Banjarmasin yang jumlahnya ribuan bahkan sampai jutaan itu,” katanya.
“Intinya kita harus menyimpan baik-baik semua arsip penting. Mengingat selama ini kita kebiasaan hanya menyimpan fotokopian arsip saja sedangkan yang aslinya bingung mencari di mana. Nah maka dari itu perlu dibuatnya depo, agar arsip baik itu yang statis, permanen dan semua jenis arsip harus tersimpan rapi,” tuturnya.
Untuk lokasinya akan dibangun di eks lokasi Kantor Camat Banjarmasin Selatan di Jalan RK Ilir. Pengerjaannya diserahkan kepada Dinas PUPR Kota Banjarmasin.
Selain itu, Husaini juga berkomitmen akan meningkatkan rumah perpustkaan. “Karena perpustakaan yang ada sudah tak cukup menampung pengunjung, lebihnya lagi pada pelajar,” katanya.
“Data yang dihimpun satu pekan ada sekitar 200 lebih pengunjung dan hari libur paling banyak pengunjungnya,” terangnya.
Meningkatkan perpustakaan ini dalam artian pihaknya akan memperbesar bangunan yang ada atau membuat perpustakaan baru lagi. Kemudian koleksi buku juga akan ditambah.
“Perpustakaan sekarang ini ada di samping Menara Pandang. Koleksi bukunya ada sekitar 10 ribu buku, ini akan ditambah juga menyusul bangunan,” katanya.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















