DEKOPIN Kalteng Diharapkan Sukseskan Koperasi Merah Putih

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkop Ferry Juliantono (empat dari kanan) bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran (lima dari kiri) serta lainnya usai pembukaan Musyawarah Wilayah Dekopinwil Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Minggu (14/12/2025). (Foto: Dok Kemenkop RI)

Menkop Ferry Juliantono (empat dari kanan) bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran (lima dari kiri) serta lainnya usai pembukaan Musyawarah Wilayah Dekopinwil Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Minggu (14/12/2025). (Foto: Dok Kemenkop RI)

SuarIndonesia — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menekankan tentang pentingnya peran Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Pusat Koperasi Unit Desa (Puskud) Wilayah Kalteng dalam menyukseskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Dekopinwil dan Puskud di Kalteng dapat menjadi entitas yang membantu pemerintah dalam pengawasan program strategis nasional, khususnya pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tegasnya saat membuka Musyawarah Wilayah Dekopinwil Kalteng di Palangka Raya, Minggu (14/12/2025).

Dia meminta Dekopin dan Puskud di Kalteng bersama-sama pemerintah memastikan program Kopdes/Kel Merah Putih menjadi instrumen utama pembangunan ekonomi rakyat di daerah.

“Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi simbol kemandirian ekonomi. Dekopin dan Puskud punya peran vital dalam memastikan program ini berjalan sesuai tujuan,” jelasnya.

Menkop Ferry menekankan pentingnya pengawasan yang dilakukan oleh gerakan koperasi sendiri, karena dinilai sinkron dan relevan dalam upaya membangun perekonomian rakyat berbasis koperasi.

Dekopin dan Puskud Kalteng dapat menjadi wadah bagi masyarakat dalam mengakses permodalan, memperkuat rantai pasok, dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Apalagi, menurutnya, saat ini Kalteng memiliki beragam potensi ekonomi yang besar untuk dikembangkan melalui koperasi khususnya Kopdes/Kel Merah Putih seperti perkebunan kelapa sawit, karet, dan rotan.

Komoditas ini masih menjadi tulang punggung, sementara sektor pertanian pangan, perikanan, dan kehutanan menyimpan peluang besar untuk pemberdayaan masyarakat desa.

Selain itu, potensi pariwisata berbasis alam dan budaya Dayak juga dapat digarap melalui koperasi desa sebagai pengelola destinasi wisata lokal.

Baca Juga :   BMKG: Nelayan di Selatan Diminta Waspada Gelombang Tinggi

Hal ini menjadi peluang bagi Kopdes bersama Dekopinwil serta Puskud di Kalteng menjalin kemitraan dan sinergi, agar potensi tersebut dapat dikelola dengan baik sehingga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat dan anggota koperasi.

“Koperasi harus hadir sebagai instrumen utama memastikan potensi tersebut dikelola secara adil, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anggota dan masyarakat luas,” pintanya.

Adapun program reformasi total koperasi yang digulirkan pemerintah menekankan pentingnya tata kelola yang transparan, digitalisasi layanan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi.

“Kita ingin koperasi tidak hanya hadir di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa. Dukungan Dekopin dan Puskud adalah bukti nyata gerakan koperasi masih relevan dan strategis,” kata Menkop mengutip AntaraNews, Minggu (14/12/2025).

Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengajak semua pihak untuk mendukung agenda prioritas nasional, khususnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Koperasi menjadi sarana penting berdayakan masyarakat lokal, termasuk di desa dan wilayah yang selama ini tergolong terpencil. Melalui semangat gotong royong, koperasi dapat mendorong pembangunan yang lebih merata,” tegasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi
DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG
LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca