DANA PENDAMPING Batal Dihapus. Jaminan Kesehatan Kembali Diperkuat

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 17:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalsel Muhidin didampingi Ketua DPRD, H Supian HK (kiri)

Gubernur Kalsel Muhidin didampingi Ketua DPRD, H Supian HK (kiri)

SuarIndonesia – Dana pendamping untuk biaya pengobatan di dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) utama, yakni RSUD Ulin Banjarmasin dan RSUD dr H Moch Ansari Saleh, dipastikan batal dihapus dari Rancangan APBD Provinsi Kalsel Tahun Anggaran 2026.

Keputusan ini mengakhiri kekhawatiran masyarakat tidak mampu yang tidak ter-cover oleh BPJS Kesehatan, di mana dana ini sering kali menjadi harapan terakhir agar mereka dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya yang mencekik.

Dana pendamping ini merupakan jaring pengaman sosial yang sangat penting. Untuk diketahui, alokasi dana di RSUD Ulin berkisar antara Rp 5 miliar hingga Rp 8 miliar, sementara di RSUD dr H Moch Ansari Saleh dikisaran Rp 1,5 miliar.

Jumlah miliaran rupiah ini memastikan rumah sakit dapat memberikan layanan kepada pasien miskin yang tidak memiliki kartu jaminan kesehatan atau yang kasusnya tidak sepenuhnya ditanggung BPJS.

“Dana pendamping untuk masyarakat miskin itu batal dihapus,” tegas Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, HM Alpiya Rakhman, mengonfirmasi hasil rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Selasa (11/11/2025).

Alpiya Rakhman menekankan alasan pembatalan penghapusan tersebut: pentingnya dana tersebut untuk masyarakat miskin yang tidak ter-cover BPJS Kesehatan.

Baca Juga :   GUBERNUR MUHIDIN Dorong Pengawasan Kolaborasi dengan DPRD serta Kejaksaan

Keputusan pengembalian dana ini, yang dicapai dalam rapat pembahasan anggaran, mengukuhkan kembali komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dan DPRD terhadap pelayanan dasar bagi seluruh warganya, terutama mereka yang berada di kelompok paling rentan secara ekonomi.

Sebelumnya, rencana penghapusan dana ini sempat memicu kekhawatiran akan kesulitan akses berobat bagi warga miskin.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Muhidin yang dikonfirmasi usai menghadiri rapat paripurna, Rabu (12/11/2025) mengatakan kita melaksanakan kegiatan apa pun harus melalui prosedur, meskipun tidak menjelaskan secara rinci alasan rencana penghapusan awal.

“Aturannya harus kita bujurkan dulu (diperbaiki), kemudian harus disetujui oleh DPRD,” ujar Muhidin.

Lanjutnya setelah melalui mekanisme pembahasan dan mendapat persetujuan dari DPRD, dana tersebut kini sudah aman.

Dengan disepakatinya kembali anggaran ini, RSUD Ulin dan RSUD dr H Moch Ansari Saleh dapat melanjutkan peran mereka sebagai fasilitas kesehatan yang memberikan perlindungan finansial bagi pasien kurang mampu, memastikan hak kesehatan masyarakat miskin Kalsel tetap terpenuhi. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018
TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:32

KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling

Senin, 25 Mei 2026 - 22:27

BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:22

JEMAAH Diimbau Siapkan Stamina Hadapi Rute Mina ke Jamarat

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:03

SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:56

PRESTASI GEMILANG ! Personel Karate Polda Kalsel Sabet Juara di Ajang Nasional Piala Rektor Udinus II 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Kalsel

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca