DADAKAN Pemeriksaan Tes Urin ASN di Balai Kota

SuarIndonesia – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin tiba-tiba datang menuju aula Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD-Diklat) Banjarmasin pada Rabu (13/07/202) pagi.

Rupanya di sana ada agenda pemeriksaan urin dengan sasaran para ASN yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Di dalam aula yang terletak di lantai dua gedung Blok B, komplek Balai Kota Banjarmasin itu terlihat sejumlah ASN mengantre untuk menjalani pemeriksaan urin dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarmasin.

Namun sayangnya saat awak media mencoba memasuki aula BKD yang jadi tempat pemeriksaan, para awak media dihalangi oleh perempuan yang memakai baju kaos biru malam dengan motif sasirangan di lengannya.

DADAKAN Pemeriksaan Tes Urin ASN di Balai Kota-2
Pemeriksaan urin ASN Banjarmasin oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarmasin

Kemudian awak media juga mendapat teguran dari salah satu petugas BKD yang menyebutkan kalau agenda pemeriksaan tersebut bersifat rahasia.

“Ga boleh dulu om, kan ini kegiatannya sifatnyaa rahasia. Jadi nanti hasilnya aja,” ucap pria tersebut.

Sekadar diketahui, kegiatan diikuti puluhan ASN dilaksanakan di Aula Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD-DIKLAT) Kota Banjarmasin bekerjasama dengan BNN Kota Banjarmasin.

Kepala BKD-Diklat Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengatakan, siang tadi ada 83 orang ASN yang menjalani pemeriksaan urin.

Baca Juga :

ID DIGITAL Diuji Coba terhadap ASN Disdukcapil Banjarmasin

“Dari sekretariat 4 Bagian. Bagian Umum, protokol, pemerintah dan administrasi pembangunan,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat, Rabu (13/07/2022) petang.

Kendati demikian, untuk hasil belum bisa di ekspos lantaran jika ditemukan ada ASN yang positif.

“Karena jika ada yang positif, mereka masih diperlukan asesmen untuk mengetahui penyebabnya. Bisa jadi obat dokter,” tuntasnya.

Sementara itu, Mahrita Yani, salah satu ASN dari Pengadaan Barang dan Jasa Pemko Banjarmasin menanggapi positif kegiatan itu.

“Ini bagus menurut saya. Jadi kita tahu, apakah kita ada keterkaitan narkotika. Tapi saya yakin ASN di sini tidak pakai itu,” ungkapnya usai melaksanakan test urin.

Ia bilang, tidak merasa takut mengikuti test urin tersebut. Pasalnya dirinya tidak pernah menggunakan obat-obatan terlarang.

“Tidak takut, karena saya gak pernah menggunakan obat-obatan terlarang juga,” tukasnya.

Senada dengannya, Kabag Prokompim Pemko Banjarmasin Husin Luthfie, bilang, sebagai ASN di Pemko tentu mendukung pelaksanaan tes urin.

“Tentunya kami positif menaggapi hal ini. Da kami mengikuti aturan yang diterapkan oleh pemko,” ujarnya.

Ia bilang, sebelumnya tidak mengetahui adanya tes urin. Lantas hal itu tidak membuat dirinya melakukan persiapan apapun untuk mengikuti kegiatan itu.

“Kabid dari BKD tadi datang pagi dan menyampaikan surat. Kita langsung disuruh melaksanakan tes urin. Jadi dadakan semua,” pungkasnya. (SU)

 142 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!