CAPAIAN Vaksinasi Lansia di Bawah 60 Persen, Banjarmasin Bersikukuh Vaksin Anak

Bagikan :
CAPAIAN Vaksinasi Lansia di Bawah 60 Persen, Banjarmasin Bersikukuh Vaksin Anak
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, HM. Muslim

SurIndonesia – Pemko Banjarmasin bersikukuh melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, meskipun pelaksanaan vaksinasi anak harus memenuhi kriteria 60 persen vaksinasi lansia.

Capaian vaksinasi lansia update data per 18 Januari 2021, paling rendah di Banjarmasin.

Capaiannya hanya 48,65 persen dari target 60 persen. Banjarmasin paling buncit untuk urusan vaksinasi lansia, sedangkan capaian tertinggi berada di Tapin 89,23 persen.

Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riady, mengatakan berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Dirjen P2P tertanggal 13 Januari 2022, seluruh kabupaten dan kota di Indonesia boleh menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun, tidak terkecuali di Banjarmasin.

Pergerakan vaksinasi lansia di Kota Banjarmasin sangat rendah. Bahkan, dibandingkan update data 2 minggu sebelumnya hampir-hampir tak ada pergerakan jumlah vaksinasi khusus lansia.

“Dalam dua minggu vaksinasi lansia di Kota Banjarmasin naik sedikit, pergerakannya tidak nampak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, HM. Muslim, Kamis (20/1/2022).

Muslim meminta pihak Pemko Banjarmasin bersama unsur terkait untuk lebih aktif lagi menggalakan vaksinasi lansia.

“Pemerintah pusat sudah menyampaikan agar meningkatkan capaian vaksinasi lansia dengan strategi berbagai cara, karena pertimbangan sasaran vaksin anak di Kota Banjarmasin tinggi.

Kami dari provinsi berupaya memintakan alokasi vaksin untuk anak, tapi belum dibetikan karena prioritas untuk wilayah yang sudah memenuhi kriteria,” bebernya.

Muslim menyatakan, sesuai arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bagi daerah yang belum mencapai 60 persen lansia diminta berupaya dengan berbagai cara. Bahkan, lanjutnya, bisa dengan menambah pelayanan.

Jika belum 60 persen sesuai SK Menkes No. 6688 vaksin khusus anak belum bisa diberikan.

“Memang ada lagi edaran yang ditujukan bagi daerah yang bel mencapai 60 persen vaksinasi lansia bisa melaksanakan vaksinasi anak,” katanya.

Permasalannya, tambah Muslim, alokasi vaksin yang diberikan pemerintah pusat mengacu pada capaian kriteria masing-masing.

“Vaksin untuk anak kan tidak semua vaksin, hanya jenis sinovac dan diberikan kepada daerah yang sudah memenuhi 60 persen lansia, Banjarmasin tidak termasuk di dalamnya.

Sesuai edaran yang baru sepanjang ada vaksin khusus anak boleh melaksanakan vaksinasi. Masalahnya distribusi vaksin anak diprioritaskan bagi daerah yang sudah 60 persen vaksinasi lansia,” katanya.(RW)

 313 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.