BUS Meledak Tabrak Mobil Pengangkut Solar, 18 Tewas

- Penulis

Minggu, 20 Agustus 2023 - 22:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerangka bus yang membawa 40 penumpang terbakar di pinggir jalan setelah bertabrakan dengan mobil pembawa drum solar. (Twitter/thesun.co.uk)

Kerangka bus yang membawa 40 penumpang terbakar di pinggir jalan setelah bertabrakan dengan mobil pembawa drum solar. (Twitter/thesun.co.uk)

SuarIndonesia — Kecelakaan fatal yang melibatkan sebuah bus penumpang dan mobil pembawa drum bahan bakar, menewaskan 18 orang di Provinsi Punjab, Pakistan.

Bus yang membawa lebih dari 40 penumpang itu sedang dalam perjalanan menuju Islamabad dari Karachi, ketika terlibat kecelakaan di dekat Pindi Bhattian, Distrik Hafizabad di Punjab Timur, Minggu (20/8/2023) dini hari.

Dikutip CNNIndonesia dari Independent, perwira polisi senior Fahad Ahmed mengatakan bus menabrak mobil pick-up yang membawa drum berisi bahan bakar solar. Akibatnya ledakan besar terjadi akibat tabrakan dan kontak dengan bahan bakar.

Polisi mengatakan van itu diparkir di bahu Jalan Tol Lahore-Islamabad saat kecelakaan terjadi.

Sementara itu tes DNA akan dilakukan untuk mengonfirmasi identitas penumpang yang tewas dalam kecelakaan.

Pengemudi bus maupun mobil pick-up dikabarkan tewas, sementara penumpang yang selamat sebagian besar mengalami luka bakar parah dan beberapa dalam kondisi kritis.

Baca Juga :   PELIPATAN Surat Suara di Gudang Logistik KPU Dijaga Ketat Aparat Polresta Banjarmasin

Inspektur Jenderal Polisi Sultan Khawaja mengatakan mereka yang berhasil melompat dari jendela bus berhasil selamat dari kecelakaan maut itu.

“Di jalan tol Pindi Bhatian, bus menabrak mobil van statis yang membawa tangki bahan bakar. Bus menabraknya dari belakang dan kedua kendaraan langsung terbakar, menewaskan sedikitnya 18 penumpang,” katanya.

Selain itu polisi juga bakal mendalami penyebab kecelakaan apakah sopir bus mengantuk atau kecelakaan terjadi karena kecepatan yang terlalu tinggi.

Kecelakaan mematikan sering terjadi di jalan raya Pakistan, di mana norma keselamatan sering diabaikan dan peraturan lalu lintas dilanggar. Selain itu, pengemudi sering mengalami kelelahan dan tertidur saat mengemudi dalam perjalanan panjang. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin
KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat
DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN
PANGDAM XXII/Tambun Bungai Berkolaborasi “Gerak Bersama” di Banjarmasin
GO NASIONAL Sasirangan Todak Persit Kartika Chandra Kirana PD XXII/Tambun Bungai
VIRAL! 2 Wanita PMI ‘Ngaku’ Dipaksa Layani 15 Pria Sehari di Arab Saudi
ANGGOTA DPRD KALSEL Angkat Bicara Soal Keresahan Tarif Listrik Tiba-tiba “Menyengat”
PIMPIN PERBAKIN KALSEL; Rais Ruhayat Targetkan Kebangkitan Prestasi

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:45

DISEJUTUI Pembentukan CDOB Kabupaten Tanah Kambatang Lima, Penyangga IKN

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:21

DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:49

PELATIH SILAT di Banjarmasin Diduga “Seks Menyimpang” Terhadap Muridnya Dibawah Umur

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:31

KETUA KPRP: Pengangkatan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:21

PRESIDEN Putuskan Pembatasan Jabatan Polri di Luar Institusi

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:10

PANGDAM XXII/Tambun Bungai Berkolaborasi “Gerak Bersama” di Banjarmasin

Berita Terbaru

Headline

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca