Buntut Demo, Gaji Pegawai PT Pos Februari Belum Dibayar

- Penulis

Sabtu, 2 Februari 2019 - 15:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – PT Pos Indonesia (Persero) memutuskan untuk menunda pembayaran gaji pegawai mulai 1 Februari 2019. Hal ini buntut dari demo yang dilakukan pegawai awal pekan ini.

PT Pos Indonesia sendiri menyatakan bahwa penundaan pembayaran gaji pegawai baru pertama kali dilakukan. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Regional 4 Pos Indonesia Jakarta Pupung Purnama.

“Penundaan pembayaran gaji baru kali ini (dilakukan),” kata Pupung kepada detikFinance, Jakarta, Sabtu (2/2/2019).

Pupung mengatakan, bahwa perusahaan memiliki alasan terkait keputusan penundaan pembayaran gaji tersebut. Namun dia belum bisa merinci alasan perusahaan.

Dia mengatakan pihak perusahaan saat ini sedang menyiapkan pernyataan resmi atas kondisi tersebut.

“Kan pasti ada alasannya, itu ada beberapa poin. Tapi saya nggak hafal, nanti di rilisnya ada,” jelasnya.

Sebelumnya, PT Pos juga telah memberi pernyataan resmi tentang penundaan gaji tersebut. Penundaan gaji dilakukan sebagai buntut demo yang dilakukan oleh para pegawai, hingga membuat perusahaan harus mengatur ulang kondisi keuangannya.

Baca Juga :   TIGA MAHASISWA UNUKASE yang Meninggal Dunia Kecelakaan Adalah Penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan 2023

Selain itu, direksi juga menerima berbagai pertanyaan dari pemangku kepentingan Pos Indonesia yang berakibat memburuknya kredibilitas perusahaan.

“Beberapa funding partner menunda pembiayaan program-program terkait operasional maupun rencana transformasi perusahaan. Sebagai catatan warning akan akibat tersebut sudah disampaikan dalam forum LKS Bipartit untuk senantiasa menjaga hubungan kerja yang harmonis karena tanpa itu mitra pembiayaan Pos Indonesia akan berpotensi menahan pencairan pinjaman,” demikian isi pernyataan tertulis tersebut.(detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:10

DIGUYUR HUJAN, Hotspot Karhutla Kobar Merosot jadi 22 Titik

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Berita Terbaru

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18