BUAT REGULASI BARU, Forum “Wakada” Minta ke Kemendagri

- Penulis

Selasa, 13 Juni 2023 - 00:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Forum Wakil Kepala Daerah (Wakada) se Indonesia sepakat dalam melaksanakan tugas.

Terutama terkait potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan isu-isu politik tahun 2024, perlu dilandasi dengan regulasi baru.

Menurut Wakil Wali Kota Banjarmasin, H Arifin Noor, kegiatan Workshop Etika Pemerintahan dan Isu-isu Politik 2024.

Yang dilaksanakan Forum Wakil Kepala Daerah, Korwil Jawa Tengah itu bertujuan untuk memperbaharui kejelasan tugas-tugas wakil kepala daerah yang sudah ada.

“Tadi kita sudah berdiskusi bersama beberapa wakil kepala daerah tentang perlunya regulasi hukum untuk memperbaharui kejelasan tugas-tugas wakil kepala daerah,” ujarnya, Senin (12/6/2023).

Dengan adanya kesepakatan yang akan menjadi rekomendasi untuk disampaikan kepemeritah pusat tersebut, H Arifin Noor berharap akan muncul regulasi baru yang lebih baik dari sebelumnya.

“Mudah-mudahan ini nantinya akan diakomodir oleh Kemendagri dengan terbitnya sebuah peraturan yang nantinya dapat mengatur dengan baik lagi tugas-tugas wakil kepala daerah,” harapnya.

Dari data yang terhimpun, Workshop Etika Pemerintahan dan Isu-isu Politik 2024 yang dilaksanakan Hotel Sahid Jaya – Solo, bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Manajemen Pemerintahan itu dibuka Kabid Politik dalam Negeri, Sulistyo Yuli Utomo, mewakili Gubernur Jawa Tengah.

Hot isu dalam forum tersebut membahas situasi saat ini tepatnya pasca reformasi 1998.

Baca Juga :   TARGETKAN Kolaborasi Kuat Demi Kota Banjarmasin Aman dan Religius

Dimana Indonesia dihadapkan pada situasi yang dilematik, satu sisi demokratisasi telah memberikan kebebasan yang luas bagi setiap orang.

Termasuk para wakil kepala daerah selaku penyelenggara Negara, untuk berekspresi dan mengaktualisasikan diri di ruang publik.

Namun dengan perubahan tersebut, ternyata tidak diiringi dengan sebuah pedoman tata berperilaku yang mengakar pada nilai dan norma sosial, agama dan hukum yang berlaku di Indonesia.

Sehingga kini bermunculan fenomena-fenomena baru berupa perilaku, tindakan dan kebijakan pemerintahan yang dipandang tidak sesuai dengan standar etika bangsa Indonesia.

Tak hanya itu, dalam diskusi tersebut juga dibahas terkait kewenangan wakil kepala daerah saat ini yang dipandang masih perlu penjelasan detail.

Terlebih, dalam aturan pembagian tugasnya, wakil kepala daerah tidak termasuk lagi dalam jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (*/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0
GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
KECELAKAAN BERUNTUN di Kawasan Lingkar Utara Dipicu Kabut Asap
MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi
ZIARAH MAKAM Memperingati 164 Tahun Wafatnya Pahlawan Nasional Pangeran Antasari
DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger
TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca