BRUTAL! Israel Bombardir Rafah, Anak-anak Terbakar Hidup-hidup

- Penulis

Senin, 27 Mei 2024 - 21:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan udara Israel ke Rafah di Gaza selatan menewaskan sebanyak 35 warga Palestina dan melukai belasan orang lainnya. [Reuters TV]

Serangan udara Israel ke Rafah di Gaza selatan menewaskan sebanyak 35 warga Palestina dan melukai belasan orang lainnya. [Reuters TV]

SuarIndonesia — Israel menyerang habis-habisan kamp pengungsian di Rafa dan menyebabkan banyak anak terbakar hidup-hidup.

Organisasi bantuan internasional, ActionAid UK, melaporkan jumlah korban imbas serangan Israel terbaru mencapai 50 orang.

Anak-anak di bawah umur menjadi korban luka-luka akibat serangan brutal pasukan Israel di Rafah. [REUTERS/Moaz Abu Taha]
“Anak-anak, perempuan, dan laki-laki terbakar hidup-hidup di bawah tenda dan tempat berlindung mereka,” demikian menurut ActionAid, dikutip CNN Indonesia dari PressTV, Senin (27/5/2024).

Lembaga itu lalu menyebut, “Tempat penampungan ini seharusnya menjadi tempat berlindung yang aman bagi warga sipil yang tak bersalah.”

Namun para pengungsi ini, lanjut mereka, justru menjadi “korban kekerasan brutal” Israel.

Israel menyerang secara membabi-buta kamp pengungsian di barat laut Gaza. Pasukan Zionis menembakkan delapan rudal ke wilayah itu.

Bombardir serangan udara, dan rangkaian upaya operasi darat Israel itu terjadi akhir pekan lalu setelah Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag memerintahkan Negara Yahudi menghentikan agresi ke Rafah. [Photo by Eyad BABA/AFP]
Menanggapi gempuran Israel, sejumlah komunitas internasional ramai-ramai mengecam tindakan itu. Mereka mendesak Israel menghentikan serangan dan mematuhi hukum internasional.

Serangan baru itu terjadi di tengah agresi Israel ke Gaza sejak Oktober 2023.

Imbas agresi Israel, lebih dari 35.000 warga di Palestina meninggal.

Israel Klaim Bunuh 2 Pejabat Senior Hamas
Pasukan militer Israel mengklaim dua pejabat senior Hamas tewas terbunuh dalam serangan di Rafah, selatan Jalur Gaza, Minggu (26/5/2024).

Militer menyatakan dua pejabat Hamas tersebut tewas akibat “serangan udara presisi.”

Dilansir dari Al Jazeera, militer Zionis juga menyebut salah satu pejabat itu merupakan kepala staf Hamas di Tepi Barat, Yassin Rabia.

Baca Juga :   GEGER ! Pemuda Gantung Diri Dalam Rumah di Kuin Selatan

Israel melontarkan klaim ini setelah menyerang kompleks pengungsian di Rafah pada Minggu yang menewaskan 40 orang.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf Al Qidra, mengatakan korban tewas dan luka akibat serangan Israel ke permukiman Tal As-Sultan itu kebanyakan adalah perempuan dan anak-anak.

Warga Palestina banyak yang mengungsi di sana lantaran Israel mengklaim kawasan tersebut merupakan wilayah aman. Selain itu, lokasinya juga berada di sebelah pusat logistik UNRWA.

Serangan ini menewaskan puluhan orang karena area pengungsian tersebut dipenuhi oleh tenda-tenda yang terbuat dari plastik dan pakaian.

Butuh waktu berjam-jam bagi pasukan pertahanan sipil untuk memadamkan api yang menjalar imbas serangan udara Israel.

Luncurkan roket ke Tel Aviv
Di sisi lain, sayap militer Hamas dilaporkan meluncurkan roket-roket ke Israel tengah. Setidaknya delapan roket diluncurkan dari Jalur Gaza ke Israel, termasuk Tel Aviv.

Dalam pernyataan yang disiarkan lewat saluran pesan Telegram pada Minggu (26/5/2024), Brigade Al-Qassam menyatakan roket-roket tersebut merupakan balasan terhadap “aksi pembantaian zionis terhadap warga sipil [Palestina].”

Merespons ini, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan garda pertahanan udara berhasil mencegat roket-roket Hamas dari Gaza tersebut. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!
HARGA MINYAK Naik Lagi di Tengah Keraguan Gencatan Senjata AS-Iran
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:34

KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Jumat, 24 April 2026 - 14:14

KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla

Jumat, 24 April 2026 - 13:58

LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:27

DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas

Kamis, 23 April 2026 - 22:48

CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Kamis, 23 April 2026 - 21:47

PERISTIWA TEWASNYA NENEK Diungkap Polisi Kronologi Kecelakaan

Kamis, 23 April 2026 - 21:38

RATUSAN PAKET SABU Disita Satresnarkoba Polresta Banjarmasin dari Warga Teluk Dalam

Berita Terbaru

Iffa Rosita, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. (Foto: Humas OIKN)

Politik

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:37

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca