SuarIndonesia — Badan Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan (BPJN Kalsel) melakukan survei pendahuluan dan memetakan kondisi utilitas bawah tanah terkait rencana pembangunan ulang jalan nasional di Bundaran Bungur, Kabupaten Tapin.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan BPJN Kalsel Nino Sutrisno menjelaskan survei pendahuluan tersebut untuk menghindari revisi perencanaan teknis di tengah pelaksanaan konstruksi.
“Kami mengumpulkan data mencakup jaringan pipa Balai Wilayah Sungai, instalasi PDAM, hingga kabel optik Telkomsel dan Indosat, sehingga rencana teknis sekali jadi langsung matang,” ujar Nino usai meninjau dan melakukan survei di Bundaran Bungur, Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat (23/5/2025).
Jalan di sekitar Bundaran Bungur, kata Nino, selama ini rawan rusak akibat dilintasi kendaraan berat, termasuk truk Over Dimension Over Load (ODOL), serta kondisi tanah dasar yang tidak stabil.
Ia menyebutkan guna mengatasi kerusakan yang berulang, maka BPJN Kalsel merancang pembangunan ulang jalan dengan struktur rigid pavement atau beton cor yang lebih tahan terhadap tekanan jangka panjang.
“Kawasan ini bukan hanya jalur vital, tetapi juga ikon kota. Jalan harus mampu menahan beban berat dan bertahan dalam waktu lama,” kata Nino, dilansir dari AntaraNewsKalsel.
Nino menambahkan sembari menunggu pelaksanaan konstruksi permanen, maka perbaikan darurat melalui tambal sulam akan dilakukan guna menjaga keamanan pengguna jalan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tapin Rizkan Noor menjelaskan telah mengidentifikasi utilitas bawah tanah, termasuk pipa PDAM yang sudah tak berfungsi.
“Beberapa titik utilitas telah didata, untuk pipa yang tidak terpakai, langsung dicabut agar tidak menghambat pengerjaan,” kata Rizkan.
Setelah proses inventarisasi dan koordinasi rampung, ucap Rizkan, BPJN Kalsel juga akan memperluas survei ke sejumlah ruas lain di wilayah Tapin sesuai lingkup kerja pada setiap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















