BPJN Kalsel Petakan Utilitas Bawah Tanah Bangun

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 23:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Badan Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan (BPJN Kalsel) Nino Sutrisno (kiri) melihat peta saat meninjau dan mensurvei jalan nasional di Bundaran Bungur, Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat (23/5/2025). (ANTARA/M Rastaferian Pasya)

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan Badan Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan (BPJN Kalsel) Nino Sutrisno (kiri) melihat peta saat meninjau dan mensurvei jalan nasional di Bundaran Bungur, Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat (23/5/2025). (ANTARA/M Rastaferian Pasya)

SuarIndonesia — Badan Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Selatan (BPJN Kalsel) melakukan survei pendahuluan dan memetakan kondisi utilitas bawah tanah terkait rencana pembangunan ulang jalan nasional di Bundaran Bungur, Kabupaten Tapin.

Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan BPJN Kalsel Nino Sutrisno menjelaskan survei pendahuluan tersebut untuk menghindari revisi perencanaan teknis di tengah pelaksanaan konstruksi.

“Kami mengumpulkan data mencakup jaringan pipa Balai Wilayah Sungai, instalasi PDAM, hingga kabel optik Telkomsel dan Indosat, sehingga rencana teknis sekali jadi langsung matang,” ujar Nino usai meninjau dan melakukan survei di Bundaran Bungur, Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat (23/5/2025).

Jalan di sekitar Bundaran Bungur, kata Nino, selama ini rawan rusak akibat dilintasi kendaraan berat, termasuk truk Over Dimension Over Load (ODOL), serta kondisi tanah dasar yang tidak stabil.

Ia menyebutkan guna mengatasi kerusakan yang berulang, maka BPJN Kalsel merancang pembangunan ulang jalan dengan struktur rigid pavement atau beton cor yang lebih tahan terhadap tekanan jangka panjang.

“Kawasan ini bukan hanya jalur vital, tetapi juga ikon kota. Jalan harus mampu menahan beban berat dan bertahan dalam waktu lama,” kata Nino, dilansir dari AntaraNewsKalsel.

Nino menambahkan sembari menunggu pelaksanaan konstruksi permanen, maka perbaikan darurat melalui tambal sulam akan dilakukan guna menjaga keamanan pengguna jalan.

Baca Juga :   SEORANG PEKERJA di Warung Makan Ditemukan Tak Bernyawa di Pangkalan Ojek

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tapin Rizkan Noor menjelaskan telah mengidentifikasi utilitas bawah tanah, termasuk pipa PDAM yang sudah tak berfungsi.

“Beberapa titik utilitas telah didata, untuk pipa yang tidak terpakai, langsung dicabut agar tidak menghambat pengerjaan,” kata Rizkan.

Setelah proses inventarisasi dan koordinasi rampung, ucap Rizkan, BPJN Kalsel juga akan memperluas survei ke sejumlah ruas lain di wilayah Tapin sesuai lingkup kerja pada setiap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITETAPKAN Lima Tersangka Karhutla dan 10 Korporasi dalam Penyidikan Polda Kalsel
PENANGANAN KARHUTLA di kawasan Ring 1 Bandara Syamsuddin Noor Terus Diintensifkan Tim Gabungan
JAJARAN GABUNGAN Do’a Bersama Semoga Korban KM Virgo Segera Ditemukan
SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin
GUBERNUR Muhidin Bagi Per Blok Penanganan Karhutla
CAIRAN Surfaktan Disiapkan Polda Kalsel Produksi Jumlah Lebih Banyak
BASARNAS: Hari Kelima Pencarian Posisi Kapal Virgo Semakin Tenggelam
MR X Tergeletak Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 16 September 2026 - 21:17

AKIBAT Karhutla, ISPU Kapuas Tembus 722

Rabu, 16 September 2026 - 21:11

PESAN TERAKHIR Pasutri Samuda, Kasih Tahu saat Kapal Virgo Mulai Miring

Rabu, 16 September 2026 - 20:53

KABUT ASAP Palangka Raya Paksa Sekolah Kembali PJJ

Selasa, 15 September 2026 - 21:02

KARHUTLA Kalteng Capai 9.440 Ha, Status Darurat Hingga Akhir September

Selasa, 15 September 2026 - 20:32

799.440 Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

Senin, 14 September 2026 - 21:12

API Karhutla Diburu Pakai X-Fire

Berita Terbaru

Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar. (detikKalimantan)

Hukum

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Kamis, 17 Sep 2026 - 21:50

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca