BPBD: Karhutla Mulai Terjadi

- Penulis

Kamis, 13 Februari 2025 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel BPBD Kotim memadamkan karhutla di Jalan Bumi Ayu Barat, Sampit, Rabu (12/2/2025). (ANTARA/HO-BPBD Kotim)

Personel BPBD Kotim memadamkan karhutla di Jalan Bumi Ayu Barat, Sampit, Rabu (12/2/2025). (ANTARA/HO-BPBD Kotim)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mencatat mulai terjadinya sejumlah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat dalam dua pekan terakhir.

“Mulai ada beberapa kejadian kebakaran hutan dan lahan, kami berharap ini turut menjadi perhatian dan kewaspadaan masyarakat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam di Sampit, Kamis (13/2/2025).

Ia menjelaskan, hal ini terjadi seiring dengan menurunnya intensitas curah hujan di wilayah Kotim dalam beberapa pekan terakhir. Di sisi lain, potensi karhutla di Kotim termasuk tinggi, lantaran struktur tanah yang didominasi lahan gambut yang mudah kering saat tidak ada hujan dan sangat mudah terbakar.

Berdasarkan pantauan BPBD Kotim setidaknya telah terjadi lima kali karhutla sejak awal Februari 2025, di samping itu juga terpantau muncul titik panas atau hotspot di sejumlah lokasi.

Lokasi karhutla tersebut meliputi Desa Jaya Karet Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Desa Batuah Kecamatan Seranau, Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan yang terbaru di Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang pada dua titik berbeda.

Karhutla umumnya terjadi di lahan kosong yang ditumbuhi semak belukar dan dalam banyak kejadian diduga ada campur tangan manusia. Seperti Karhutla yang terjadi di Jalan Bumi Ayu Barat, Kelurahan Baamang pada Rabu siang.

Baca Juga :   POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda

“Karhutla di Jalan Bumi Ayu Barat yang terjadi, ada indikasi disebabkan pembukaan lahan untuk berkebun. Lahan yang terbakar adalah lahan kosong,” tutur Multazam dilansir dari AntaraNews.

Ia menambahkan, informasi kejadian karhutla di Jalan Bumi Ayu diterima dari warga yang melintas. Pelapor kala itu baru datang dari menjemput anak sekolah dan lokasi sudah terbakar.

Sementara itu, Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kotim melalui Stasiun Meteorologi Haji Asan, Alfa Centauri menyebut pada Februari 2025 wilayah Kotim, khususnya Sampit masih berada di musim hujan.

Adapun, cuaca panas yang terjadi belakangan ini dikarenakan adanya siklon tropis di dekat wilayah Australia mengakibatkan massa air bergerak ke wilayah Australia dari daerah Indonesia.

“Kondisi itu menyebabkan beberapa wilayah di Indonesia salah satunya Sampit dalam kondisi cuaca yang sebagian besar cerah berawan,” katanya menambahkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang
MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI
AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan
GUBERNUR Kalbar Didemo Para Peladang, Batal Cabut Perda Nomor 1/2022
SMAN 2 Katingan Kuala Juara Nasional Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026
POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable
USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga
KARHUTLA Meluas, Gubernur Agustiar Desak Helikopter Segera Tiba

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca