BPBD Batola Belajar dari Balangan, Siapkan Langkah Baru Hadapi Bencana

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Kabupaten Barito Kuala (Batola) melakukan kunjungan kerja ke BPBD Kabupaten Balangan, Kamis (18/6/2026).

BPBD Kabupaten Barito Kuala (Batola) melakukan kunjungan kerja ke BPBD Kabupaten Balangan, Kamis (18/6/2026).

Suarindonesia – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Kuala (Batola) melakukan kunjungan kerja ke BPBD Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Kamis (18/6/2026), dalam rangka memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan penanggulangan bencana.

Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Batola, Mirwan Efendi Siregar, disambut Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, di Kantor BPBD Balangan. Pertemuan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait pengelolaan kebencanaan yang efektif dan sesuai regulasi terbaru.

Dalam kegiatan itu, BPBD Batola mempelajari sejumlah aspek strategis, di antaranya penyusunan tugas pokok dan fungsi BPBD berdasarkan nomenklatur baru sesuai Permendagri Nomor 18 Tahun 2025, penyusunan dokumen kontinjensi banjir dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), pengelolaan kedaruratan dan logistik, operasional Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) dan Tim Reaksi Cepat (TRC), hingga penyusunan dokumen Kajian Kebutuhan Pascabencana (JITUPASNA).

Kepala Pelaksana BPBD Batola, Mirwan Efendi Siregar, mengatakan bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari berbagai praktik baik yang telah diterapkan BPBD Balangan.

“Kami dari BPBD Batola ingin belajar dari BPBD Balangan tentang pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana. Kami melihat forum tersebut berjalan sangat baik dan menjadi contoh yang patut kami terapkan di Barito Kuala,” ujarnya.

Selain itu, Mirwan juga mengapresiasi metode penyusunan JITUPASNA yang diterapkan BPBD Balangan.

“Kami melihat pola perhitungan JITUPASNA di Balangan sangat baik. Kami ingin mempelajari secara detail bagaimana proses perhitungannya sehingga dapat menjadi referensi dalam penyusunan dokumen serupa di Kabupaten Barito Kuala,” tambahnya.

Ia berharap hubungan kerja sama antara kedua daerah dapat terus diperkuat demi meningkatkan kapasitas kelembagaan penanggulangan bencana di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, menyambut positif kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi antar daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebencanaan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan silaturahmi dari BPBD Barito Kuala. Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman, informasi, dan pengetahuan yang telah kami terapkan di BPBD Balangan,” katanya.

Menurut Rahmi, pertukaran pengalaman seperti ini penting untuk memperkuat kemampuan kelembagaan BPBD dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan yang semakin kompleks.

“Kami berkomitmen memberikan informasi selengkap-lengkapnya agar apa yang sudah kami lakukan dapat menjadi inspirasi dan bermanfaat bagi BPBD Batola. Harapannya, kita bisa bersama-sama meningkatkan kualitas layanan kebencanaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam membangun kesiapsiagaan bencana yang lebih baik.

“Tidak hanya Batola, kami berharap seluruh BPBD di Kalimantan Selatan dapat terus bersinergi untuk meningkatkan harkat dan martabat kelembagaan BPBD sebagai pelayan masyarakat yang hadir dalam situasi kemanusiaan dan kebencanaan,” tambahnya.

Melalui kunjungan kerja ini, BPBD Balangan dan BPBD Barito Kuala sepakat untuk memperkuat kolaborasi dan saling mendukung dalam pengembangan kapasitas kelembagaan, peningkatan kesiapsiagaan, serta pelayanan penanggulangan bencana yang lebih efektif bagi masyarakat Kalimantan Selatan.(ADV/MH)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

Momentum 10 Muharam di Balangan, 50 Anak Yatim Terima Santunan
Univsm dan Kementerian Hukum Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual dan Pos Bantuan Hukum
SMK N 1 Paringin Raih Tujuh Penghargaan Global
Gerakan Hijau dan Pohon untuk Bumi, 1.500 Bibit Dibagikan Gratis di Desa Balang
Tim Pembina Posyandu Kalsel Perkuat Implementasi Posyandu Enam SPM di Desa Muara Jaya
Hadiri Pembukaan MTQ Kalsel, Bupati Balangan Targetkan Kafilah Tembus Empat Besar
BASARUAN IV Hadirkan Aksi Pelestarian Sungai Balangan
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:35

SEORANG ABK Ditemukan Tak Bernyawa Kondisi Membusuk di Kamar Kost

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:34

SOROTI Kekurangan 1.140 Guru, DPRD Kalsel Desak Pergub Segera Diterbitkan

Senin, 13 Juli 2026 - 12:59

ASET TERSANGKA TAN Perkara Dugaan Korupsi Proyek Server Disdik Disegel Penyidik Kejari Banjarmasin

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:48

PIALA DUNIA 2026: Inggris dan Argentina Melaju ke Semifinal

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:48

TANGISAN BAYI Perempuan Dalam Kantongan Plastik di Kolong Jembatan Gegerkan Warga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:45

KASUS Menyeret Nama Babeh Aldo, Begini Disikapi Ketua Umum DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:41

8 BESAR Piala Dunia 2026: Perancis Lolos ke Semifinal Singkirkan Maroko 2-0

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:40

TERUNGKAP ! Seorang Mahasiswa yang Tabrak Lari Tewaskan Perempuan Petugas DLH Banjarmasin

Berita Terbaru

Tim SAR menyiapkan peralatan untuk melakukan pencarian terhadap seorang bocah yang diduga diterkam buaya di Sungai Kupang, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Selasa (14/7/2026). (Foto: HO-Tim SAR)

Kalsel

BOCAH 8 Tahun Diterkam Buaya! Tim Basarnas Dikerahkan

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:40

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca