SuarIndonesia – Bayi laki-laki berumur sebulan bernama Ahmad Alfatih, yang dititipkan sang ibu pada neneknya terlepar ke Sungai Martapura, Sabtu (11/10/2025)
Semua akibat adanya sebuah kelotok (perahu bermesin) yang menabrak tiang penyangga Dermaga di belakang Pos Macan Reskrim Polresta Banjarmasin.
Dari keterangan, kelotok yang dikemudikan Ahmad Jarkasi (59), seorang nelayan asal Jalan Simpang Hampalam, Banjarmasin.
Benturan keras menyebabkan dua orang yang berada di sebuah warung tepi sungai, yakni nenek Hamidah (50) beserta cucunya terlempar ke sungai.
Beruntung, warga sekitar dengan sigap memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan keduanya.
Bayi Alfatih langsung dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara sang nenek tidak mengalami luka serius.
Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, ada laka air di Sungai Martapura. Kelotok menabrak tiang kayu dermaga hingga menyebabkan dua orang tercebur, termasuk seorang bayi,” jelas kasat
Hasil penyelidikan awal, bayi tersebut sebelumnya dititipkan ibunya, Noor Bainah (39), kepada sang nenek yang berjualan di warung pinggir sungai.
Dugaan sementara, motoris kelotok kehilangan kendali saat melintas di dekat dermaga sehingga menabrak tiang penyangga.
Saat ini, Sat Polairud Polresta Banjarmasin masih memeriksa pengemudi kelotok dan sejumlah saksi untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.(YI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















