BATAL, Undangan Dialog Warga Pasar Batuah dengan Walikota Soal Revitalisasi

SuarIndonesia – Undangan dialog terkait polemik revitalisasi Pasar Batuah yang disampaikan warga ke Balai Kota batal dilaksanakan pada Selasa (12/07/2022) siang.

Undangan dialog yang ditujukan kepada Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang dijadwalkan pada Pukul 14.30 WITA itu terpaksa batal. Namun penyebab pembatalan itu masih belum diketahui.

Ketua Aliansi Kerukunan Warga Batuah, Syahriannoor mengatakan, pembatalan itu diketahui menjelang jam satu siang dari pesan singkat. Isinya memberitahukan bahwa pertemuan siang itu ditunda.

“Pesan itu masuk tiba-tiba. Pesan dari pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Banjarmasin. Isinya Wali kota belum bisa berhadir dalam dialog hari ini,” ucapnya saat ditemui Awqk media, di Pasar Batuah, Selasa (12/07/2022) siang.

Padahal, ia mengaku sudah mendirikan tenda dan menyiapkan segala konsumsi yang diperlukan dalam penyelenggaraan dialog yang digelar di lapangan tengah Pasar Batuah itu.

Tapi, pemko justru mendadak tidak bisa hadi.

Sejatinya, di lapangan siang itu akan ada pertemuan atau dialog yang digelar, antara Pemko Banjarmasin yang rencananya langsung dihadiri oleh wali kota, dan warga penghuni kawasan Pasar Batuah.

Tak lama setelah pemberitahuan pembatalan dialog itu masuk, pesan lain pun masuk ke gawai Syahrian Noor. Pesan itu berisi undangan dari Disperdagin Banjarmasin.

Baca Juga :

WALI KOTA Diminta Berdialog di Pasar Batuah

Aliansi Kerukunan Warga Batuah diminta berhadir ke kantor Disperdagin Banjarmasin pada Rabu (14/07/2022) pada pukul 14.30 WITA.

“Agendanya menyinkronkan data jumlah penduduk yang kami miliki, dengan milik Disperdagin Banjarmasin,” ucapnya.

Lantas, apakah pihaknya akan menghadiri undangan itu? Syahrian Noor pun mengatakan iya. Namun Syahrianoor rupanya masih tak habis pikir mengapa Pemko Banjarmasin, dalam hal ini wali kota, belum bisa berhadir ke tengah-tengah warga Batuah.

Padahal pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatunya dalam hal penyambutan. Warga sudah berkumpul, pedagang yang biasa menggelar lapak di lapangan pun bahkan meliburkan diri demi ingin menjalin dialog dan melihat kondisi real yang ada di kawasan Pasar Batuah.

“Undangan sudah kami layangkan sejak Kamis, tanggal 7 Juli 2022. Dan sudah sampai ke Balai Kota Banjarmasin. Kami, juga menerima salinan surat, dengan tanda terimanya,” tekan Syahrian Noor.

“Coba lihat ini, ada kop dan tandatangan pihak sekretariat daerah (setda) Banjarmasin. Dan ini juga ada kop dan tandatangan sekretariat DPRD Banjarmasin. Kami juga menembuskan surat ini ke dewan,” ungkapnya sambil melihatkan surat yang ia masukkan tersebut.

Namun apa yang diterima Aliansi Kerukunan Warga Batuah, menurut Syahrian Noor di luar dugaan. Jangankan wali kota, pejabat di bawahnya pun, seperti camat atau lurah, menurutnya tak ada yang memberikan kabar bahwa wali kota belum bisa berhadir.

Sebaliknya, kabar, justru datang dari pihak Disperdagin Banjarmasin. Itu pun tepat pada hari dijadwalkannya pertemuan bukan sehari atau dua hari sebelumnya.

Baca Juga :

CUMA Lewat Diskusi Non-Formal Tanpa Kajian Khusus, Revitalisasi Pasar Batuah

“Padahal, sejak dari tanggal kami melayangkan surat hingga kini, terpaut waktu beberapa hari,” jelasnya.

“Selain berdialog, keinginan kami tak lain agar wali kota bisa melihat langsung kondisi di Pasar Batuah. Juga melihat langsung bagaimana kondisi warga yang menghuni kawasan ini,” harapnya.

Lantas, apakah Syahrian Noor kecewa atas adanya penundaan itu? Rupanya, Syahrian Noor masih bisa menanggapinya dengan santai. Ia bilang, tidak apa-apa bila wali kota belum bisa berhadir.

“Yang penting, kami sudah mengundang wali kota untuk datang dan berdialog. Kami membuka diri. Karena isu yang beredar di luar, kami justru dinilai menghalang-halangi wali kota untuk datang ke sini (Pasar Batuah). Itu sama sekali tidak benar. Kami, justru mengundang beliau,” tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekdako Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengaku pihaknya tidak mengetahui bahwa ada surat yang dilayangkan oleh Aliansi Kerukunan Warga Batuah.

“Undangan itu langsung ke pak wali kota. Dan atas inisiatif masyarakat sendiri. Surat itu tidak ditembuskan ke saya,” ucapnya ketika dihubungi melalui sambungan telepon, pada Selasa (12/7/2022) petang.

Akan tetapi, dijelaskan Ikhsan bahwa adanya surat itu sudah diketahui pimpinannya, dalam hal ini Wali Kota Banjarmasin. Ia pun baru mengetahui adanya undangan itu juga dari sang wali kota.

“Beliau bilang, nanti akan ada pertemuan dengan warga. Tapi, tidak sekarang atau hari ini. Karena rencananya, hari ini kami mau membahas agenda pertemuan antara pak wali kota itu dengan warga penghuni kawasan Pasar Batuah itu,” jelasnya.

“Waktunya belum ditentukan. Pada intinya, pak wali kota akan ada pertemuan dengan warga,” tambahnya.

Ia menekankan, bahwa pihaknya tetap mengacu pada berita acara pada mediasi yang dihelat di perkantoran Pemprov Kalsel, yang dimotori oleh Komnas HAM RI itu. Yakni bakal ada dialog antara warga dengan Pemko Banjarmasin.

“Tapi sebelum itu, ada pertemuan lain yang dilakukan. Misalnya, pertemuan antara Disperdagin Banjarmasin dan pihak warga penghuni kawasan Pasar Batuah,” ucapnya.

“Informasinya, akan ada pencocokan data. Misalnya jumlah hunian, dan lain sebagainya,” tutupnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom M Tezar yang membenarkan bahwa pertemuan warga dengan pihaknya akan digelar. Tepatnya, di kantor Kecamatan Banjarmasin Tengah.

“Kami mengundang mereka pada Rabu (13/07) besok,” pungkasnya. (SU)

 111 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!