BARESKRIM POLRI Gerebek Percetakan Uang Palsu Rp1,2 Miliar

- Penulis

Kamis, 12 September 2024 - 20:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uang palsu Rp 1,2 miliar disita Bareskrim Polri dari tempat percetakan di Bekasi. (Istimewa)

Uang palsu Rp 1,2 miliar disita Bareskrim Polri dari tempat percetakan di Bekasi. (Istimewa)

SuarIndonesia — Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggerebek sebuah tempat percetakan uang palsu di Kota Bekasi, Senin (9/9/2024) lalu. Polisi pun menyita uang palsu senilai Rp1,2 miliar.

Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Helfi Assegaf mengatakan ada 10 tersangka yang ditangkap dalam kasus ini.

“Benar, telah dilakukan penangkapan terhadap 10 tersangka,” kata Helfi saat dihubungi, Kamis (12/9/2024), dikutip dari CNNIndonesia.

Delapan dari 10 tersangka ditangkap di hotel Jalan Diponegoro, Tambun, Bekasi. Sedangkan dua lainnya ditangkap di percetakan AT di Jalan Ir H Juanda, Bekasi.

Para tersangka masing-masing berinisial SUR yang berperan sebagai pemilik, TS sebagai pemilik dan penerima orderan, dan SB sebagai karyawan yang memotong uang palsu. Kemudian IL, AS, MFA, EM, SUD, serta JR yang berperan sebagai perantara.

Terpisah, Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Andri S mengungkapkan penyidik telah menyita barang bukti uang palsu pecahan Rp100.000 sebanyak 12.000 lembar.

Andri menyampaikan saat ini para tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Bareskrim Polri.

“Barang bukti uang rupiah palsu pecahan Rp100.000 sebanyak 12.000 lembar. Untuk uang palsu tersebut tidak bisa dikonversi ke dalam rupiah karena tidak ada nilainya,” ujar Andri.

“TKP percetakan tersebut bukan sebagai kedok, tetapi memang digunakan oleh para tersangka untuk melakukan percetakan uang palsu,” imbuhnya.

Baca Juga :   LIMA PRIA BERSAJAM Indikasi Ingin Tawuran Diamankan Polisi

Dijual seharga Rp300 Juta

Polisi menyebut uang palsu (upal) sebanyak Rp1,2 miliar yang dicetak di Bekasi rencananya akan dijual seharga Rp300 juta.

Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Andri Sudarmaji mengatakan hal itu terungkap setelah kepolisian berpura-pura menjadi pembeli dan menanyakan harga jual upal tersebut.

“Jaringan ini mau jual ke kita Rp300 juta. Dia minta dibayar segitu,” kata Andri kepada wartawan, Kamis (12/9/2024).

Andri turut mengungkap para tersangka setidaknya sudah enam kali mencetak upal. Dalam sekali produksi, kata dia, tersangka bisa mencetak upal pecahan Rp100.000 sebanyak 12.000 lembar.

“Yang sebelumnya sudah sempat terjual, mereka beli putus ke jaringan ini (seperti orang beli narkoba). Pemesannya para tersangka enggak kenal, kan beli putus kayak beli narkoba,” tutur Andri.

Dari hasil pendalaman sementara, diduga para pembeli upal ini menggunakannya untuk aksi penipuan. Namun, hal ini masih diselidiki lebih lanjut.

“Kemungkinan uang yang beredar tersebut digunakan untuk penipuan,” ujarnya. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah
KALSEL WASPADA ! Tercatat Secara Nasional 3.609 Titik Panas, Kementerian LH Bentuk Satgas Pencegahan Karhutla
CEGAH KORUPSI, KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol
BGN Tangguhkan 1.780 SPPG untuk Perbaiki Kualitas MBG
KEMENHAJ: Hampir 6.000 JCH Indonesia Tiba di Madinah
CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi
PERISTIWA TEWASNYA NENEK Diungkap Polisi Kronologi Kecelakaan
RATUSAN PAKET SABU Disita Satresnarkoba Polresta Banjarmasin dari Warga Teluk Dalam

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:44

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 April 2026 - 19:26

KINERJA POSITIF BTN-BSN Banjarmasin, Kepercayaan Masyarakat Terus Meningkat Tercermin Pertumbuhan DPK dan Sektor Perumahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:34

KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Jumat, 24 April 2026 - 13:58

LENGKAPI FASILITAS Penunjang Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Dialokasikan 5 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45

GAGAL BERANGKAT Tiga CJH Koloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Satu Meninggal Dunia

Jumat, 24 April 2026 - 13:27

DITERBANGKAN 360 CJH Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin, Anggota DPRD Kalsel Ikuti Melepas

Kamis, 23 April 2026 - 22:48

CATATAN BPK Belasan Izin Tambang di Kalsel Wewenang Pusat dan Provinsi

Kamis, 23 April 2026 - 21:47

PERISTIWA TEWASNYA NENEK Diungkap Polisi Kronologi Kecelakaan

Berita Terbaru

Jemaah calon haji saat berada di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalsel, untuk keberangkatan kloter pertama pada Jumat (24/4/2026) dini hari. (Foto: Antara/Firman)

Bisnis

BANDARA Syamsudin Noor Beroperasi 24 Jam Layani Haji

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:44

Iffa Rosita, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. (Foto: Humas OIKN)

Politik

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 Apr 2026 - 19:37

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca