Banjarmasin Arak Adipura di Darat dan Sungai

- Penulis

Selasa, 15 Januari 2019 - 21:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Kedatangan Tropi Adipura keempat yang diraih Kota Banjarmasin yang juga ibukota provinsi Kalsel pada 2018 disambut gembira, hingga diarak tidak hanya di jalur darat, tapi juga jalur sungai.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina yang datang membawa penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI tersebut dari Jakarta ke Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, pada pukul 15.00 WITA, Selasa (15/1) disambut pawai.

Pawai massa yang besar menunggu di Jalan A Yani KM 8, para petugas kebersihan dan komunitas lingkungan, bahkan komunitas Harley Davidson dan komunitas Sepeda Ontel.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Wakil Wali Kota H Hermansyah nampak bersama mengendarai mobil terbuka memegang piala Adipura Kirana yang ke-4 diraih secara beruntun dari 2015, menunjukkan ke masyarakat.

Bahkan, arak-arakan Tropi Adipura mengelilingi kota lewat jalur darat menuju Balaikota Banjarmasin di Jalan RE Martadinata, Banjarmasin Tengah ini, dilanjutkan lagi arak-arakannya menggunakan transportasi sungai di Sungai Martapura.

‘’Ini untuk warga Kota Banjarmasin, khususnya yang perduli dengan lingkungan,” ujarnya.

Menurut dia, penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk warga kota ini bisa terus menjaga lingkungan agar bersih dan teduh.

‘’Ayo kita jadikan kota kita ini “Baiman” yakni, barasih (bersih) dan nyaman (enak ditinggali),” katanya.

Terlebih lagi, kata Ibnu Sina, kotanya tidak hanya dapat mempertahankan Adipura Kirana untuk katagori kota besar, namun juga ada tambahan apresiasi khusus yang pertama, yakni, penghargaan kinerja pengurangan sampah plastik, khususnya.

‘’Ini ada dua penilaiannya, pertama “Jakstrada” ini semacam dokumen perencanaan strategi pengurangan sampah, kedua inovasi pencegahan,” terangnya.

Menurut Ibnu Sina, tidak mudah untuk mendapatkan penghargaan Adipura tahun 2018 ini, apalagi katagori Kencana, di mana dari lima kota besar yang dulunya dapat, hanya bertahan satu, yakni, Surabaya, Jatim.

Menurut mantan anggota DPRD Kalsel ini, harus bekerja lebih giat lagi untuk bisa mencapai sebagai Kota Adipura Kencana, seperti Surabaya pada tahun berikutnya.

Baca Juga :   PETUGAS KEBERSIHAN Jalanan di Pasar Baru Banjarmasin Tenggelam di Sungai Martapura

‘’Makanya kita tetap setuju ada penghargaan Adipura ini setiap tahunnya. Sebab ini sebagai motivasi daerah melakukan perbaikan lingkungan dan kebersihan,” katanya.

Dia pun menyampaikan, atas diraihnya Adipura keempat ini, akan ada apresiasi terhadap para pejuang kebersihan, yakni, pasukan kuning.

‘’Insya Allah akan kita naikkan kesejahteraannya, semula tunjangannya Rp1 juta, bisa dinaikkan menjadi Rp1,5 juta perbulannya,” tutur Ibnu Sina.

Sementara itu, Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah menyoroti masih rendahnya penilaian di kebersihan pasar tradisional atas evaluasi Raihan Adipura Kirana ini, tidak capai terget meraih Adipura Kencana.

‘’Artinya kita harus tingkatkan lagi kinerja perbaikan lingkungan terhadap objek penilaian yang masih rendah itu, Insya Allah kalau kita bersama, bisa terwujud,” tegasnya.

Dikatkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Drs H Mukhyar, bahwa luputnya terget Banjarmasin untuk Adipura Kencana, hanya kembali mendapat Adipura Kirana ini karena beberapa faktor yang perlu diperbaiki lagi.

‘’Misalnya kebersihan pasar tradisional, drainase dan beberapa lagi, termasuk perencanaan ke depannya seperti apa,” ungkapnya.

Menurut dia, Banjarmasin memang hanya bisa bertahap melakukan semua perbaikan ini, karena memerlukan biaya yang tidak sedikit, tidak bisa disamakan dengan Surabaya.
‘’Tapi tidak ada yang mustahil kalau kita berkomitmen, kerja bersama, dan masyarakat mendukung penuh dengan menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca