BANGKIT VS BAIMAN, Saling Ungkit Kebijakan Masa Lalu

- Penulis

Rabu, 11 November 2020 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Debat Publik yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarmasin kedua kalinya ini terlihat lebih hidup dan berjalan sengit. Pasalnya terjadi aksi lontar kebijakan masa lalu yang dianggap merugikan masyarakat.

Hal itu terlihat saat Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin nomor 1 Abdul Haris Makkie – Ilham Noor mencecar Paslon Nomor Urut 2, Ibnu Sina – Arifin Noor dengan menyebutkan kebijakan yang dianggapnya membebani masyarakat.

“Keputusan untuk membulatkan penggunaan air leding PDAM menjadi 10 kubik per bulan itu sangat memberatkan rakyat,” ungkap Calon Wakil Walikota Banjarmasin nomor urut 1, Ilham Noor saat pada sesi debat antar kandidat, Selasa (10/11) malam.

Kendati demikian, Ilham mengaku sudah mengetahui bahwa kebijakan yang sudah berjalan hampir dua tahun lebih itu sudah dihapuskan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin atas kesepakatan dengan dewan pengawas dan pihak PDAM Bandarmasih.

 

 

“Alhamdulillah sekarang keputusan 10 kubik per bulan itu sudah dihapuskan, kita berharap hal itu tidak akan kembali terjadi. Itu sangat merugikan masyarakat,” ucap Calon Wakil Walikota yang dikenal dengan jargon Banjarmasin Bangkit itu.

Baca Juga :   KECELAKAN MAUT Renggut Tujuh Nyawa, Lima Diantaranya Mahasiswa ULM dan UNUKASE

Hal tersebut ternyata membuat Paslon nomor urut 2 terpancing. Calon Walikota Banjarmasin nomor urut 2 Ibnu Sina langsung membalasnya dengan menyebutkan beberapa poin balasan.

“Ada beberapa aset milik Pemprov yang kami minta usahakan untuk dihibahkan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin untuk dikelola namun sampai saat ini tidak pernah dihibahkan,” cetusnya.

Padahal, menurut paslon dengan tagline Banjarmasin Baiman tersebut, jika hibah tersebut terlaksana, banyak hal yang bisa dilakukan pada aset pemprov itu

“Termasuk untuk pembangunan dan mendatangkan PAD tambahan bagi Kota Banjarmasin,” tandas Ibnu.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:31

ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan

Selasa, 8 September 2026 - 20:58

HELIKOPTER CH-47 Chinook dari Jepang Tangani Karhutla Mulai 12 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:21

KAPAL INDUK Giuseppe Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 23:11

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 September 2026 - 22:12

POLRI Tetapkan 138 Tersangka Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:57

POLRI Diminta Proses Hukum Korporasi Terlibat Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 21:27

PRESIDEN Prabowo: Karhutla Jangan Sampai Masuk Zona Inti IKN

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca