SuarIndonesia – Pihak Bank Dunia (World Bank) bakal membantu pendanaan penanganan hutan di Kalsel.
Dari data terakhhir Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2018 luasan lahan kritis mencapai 511.640 yang harus ditangani.
Senior Natural Resources Management Specialist at The World Bank, Iwan Gunawan, mengatakan pihaknya siap membantu jika pemerintah membutuhkan.
Menurutnya, membantu pemerintah untuk menyelesaikan beberapa permasalahan sudah menjadi tugas pihaknya.
“Salah satu pengalaman terkait hutan hujan tropis ternyata kalau bekerjasama dan didukung semua pihak tidak ada yang tak bisa dilakualan merubah lahan terbuka jadi hutan dalam waktu 3 sampai tahun tumbuh kembali,” ujar Iwan, Kamis (24/3/2022) di sela kunjungannya ke Tahura Sultan Adam bersama rombongan Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar.
Disebutkan Iwan, jika pemerintah membutuhkan pendanaan maka tidak menutup kemungkinan bisa diprogramkan melalui World Bank. Ia menjanjikan siap menyuntik pendanaan dengan catatan terdapat skema pembagian yang jelas.
Sementara itu, Siti Nurbaya, menambahkan pihaknya mendukung penuh terkait perbaikan lingkungkan Kalsel.
“Ada lah pasti dukungan untuk rehabilitasi hutan dan lahan,” kata Siti.
Ditambahkannya, yang lebih penting lagi kolaborasi untuk melakukan percepatan berbaikan lingkungan di daerah itu sendiri.
“Yang penting kolaborasinya, kalau diperlukan turun juga.
Pada dasarnya Word Bank kalau halnya baik pasti akan dukung. Yang penting kan semangatnya, menejemen, kesertaan masyarakatnya,” ucapnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















