ANTISIPASI Dampak Karhutla saat Fenomena El Nino

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Siaga Karhutla Satuan Brimob Polda Kalsel saat melakukan pemadaman karhutla di kawasan Jalan Pandarapan, Kelurahan Guntung Manggis, Banjarbaru. (Foto: Dok Antara)

Tim Siaga Karhutla Satuan Brimob Polda Kalsel saat melakukan pemadaman karhutla di kawasan Jalan Pandarapan, Kelurahan Guntung Manggis, Banjarbaru. (Foto: Dok Antara)

SuarIndonesia — Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan pemerintah memperkuat antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun ini, menyusul laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprakirakan fenomena El Nino pada Agustus hingga Oktober sangat kuat.

“Pemerintah mendorong seluruh unsur terkait meningkatkan kewaspadaan dan langkah antisipasi dampak karhutla,” kata Menhut Raja Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Ia mengatakan, kondisi El Nino tahun ini perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak. Menurutnya, kekuatan El Nino tahun ini diperkirakan BMKG menyerupai kondisi pada 2015, ketika Indonesia mengalami karhutla dalam skala besar.

“Kita benar-benar harus waspada soal Karhutla tahun ini. Laporan BMKG Agustus-Oktober adalah El Nino sangat kuat. Sering disebut El Nino Godzilla, meskipun ini bukan terminologi baku. Menurut BMKG kemungkinan El Nino sama kuatnya dengan El Nino 2015,” kata Menhut.

Lebih lanjut, Raja Antoni mengingatkan dampak karhutla pada 2015 yang tidak hanya menyebabkan kerusakan hutan dan lahan, tetapi juga mengganggu berbagai aktivitas masyarakat.

“Seperti diketahui pada 2015, sebanyak 2,6 juta hektar hutan dan lahan terbakar, airport tutup. Pasar, pusat perbelanjaan dan sekolah tutup. Rumah sakit penuh oleh masyarakat yang terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA),” ujarnya.

Oleh karena itu Menhut Raja Antoni mengimbau agar semua pihak mengantisipasi El Nino tahun ini agar tidak berdampak seperti tahun 2015.

Baca Juga :   GELAR Unjuk Rasa Diimbau tidak Anarkis

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat maupun korporasi agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia menegaskan, setiap pelanggaran akan ditindak melalui proses hukum.

Tidak hanya itu, Menhut Raja Antoni menekankan bahwa kebakaran dapat bermula dari hal sederhana seperti membuang puntung rokok sembarangan, sehingga kewaspadaan perlu dilakukan bersama.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar, baik masyarakat maupun korporasi. Sesederhana membuang puntung rokok saja bisa berakibat fatal. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk sama-sama menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” kata Raja Antoni, melansir dari Antara.

Sementara itu, pemerintah telah melakukan rapat koordinasi penanganan karhutla yang melibatkan Menhut Raja Antoni, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, serta Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Rapat tersebut menjadi bagian dari penguatan kesiapsiagaan pemerintah menghadapi karhutla, khususnya pada periode Agustus-Oktober. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung
KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan
ENAM Provinsi Rawan Karhutla Difokuskan untuk Ditangani
FEBRIE ADRIANSYAH Usai Diperiksa 7 Jam Dibawa Lagi ke Rutan KPK
FEBRIE ADRIANSYAH Kenakan Rompi Tahanan Pink ke Kejagung
MENHUB DUDY: “Kami Jajaki dengan China-Rusia Bangun Rel Trans-Kalimantan”
PRAPERADILAN Febrie bukan Hindari Proses Hukum
NAKES sebagai Pelayan Masyarakat tak Boleh Nirempati

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:02

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:57

KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:17

ANTISIPASI Dampak Karhutla saat Fenomena El Nino

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:22

FEBRIE ADRIANSYAH Usai Diperiksa 7 Jam Dibawa Lagi ke Rutan KPK

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:34

FEBRIE ADRIANSYAH Kenakan Rompi Tahanan Pink ke Kejagung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:23

MENHUB DUDY: “Kami Jajaki dengan China-Rusia Bangun Rel Trans-Kalimantan”

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:59

PRAPERADILAN Febrie bukan Hindari Proses Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:45

NAKES sebagai Pelayan Masyarakat tak Boleh Nirempati

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi upaya pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah. (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam

Senin, 10 Agu 2026 - 22:01

Kabut asap di Banjarbaru. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

KASUS ISPA Meningkat di Banjarbaru

Senin, 10 Agu 2026 - 21:51

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca